Sebagai tindak lanjut, tim kesehatan terus memantau kondisi anak-anak. Sampel makanan berupa nasi kuning dan telur dadar yang dikonsumsi korban telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Sukabumi untuk dianalisis.
“Kami terus memantau perkembangan anak-anak dan menunggu hasil laboratorium. Semoga ini jadi pelajaran penting bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan keamanan pangan, terutama dalam program bantuan makanan,” kata Cepi.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa distribusi makanan, khususnya untuk anak-anak, harus diawasi secara ketat dan berkelanjutan.(ndi/d)






