Kekhawatiran serupa disampaikan M. Ridwan. Menurutnya, kerusakan fasilitas dapat berdampak pada keselamatan pengunjung, terutama saat malam hari. “Selain itu, kondisi landmark yang rusak mengurangi nilai estetika kawasan yang seharusnya menjadi ikon kebanggaan daerah,” katanya.
Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan menyeluruh agar Alun-Alun Gadobangkong kembali nyaman, aman, dan indah sebagai ruang publik sekaligus destinasi wisata perkotaan di Palabuhanratu. “Mudah-mudahan segera ada penanganan. Ikon Penyu sempat viral rusak, sekarang waktunya ada perbaikan lanjutan,” tandas Ridwan.(ndi/d)






