“Material bangunan yang ambruk itu, sudah dibersihkan oleh warga dan komite sekolah. Mudah-mudahan, pemerintah segera meninjau ke sini dan membangun kembali gedung yang ambruk ini. Sehingga, proses KBM di SDN Bojong Duren dapat berjalan maksimal,” harapnya.
Sementara itu, Camat Jampangtengah, Sabar Suko mengatakan, setelah mendapatkan informasi tersebut, pihaknya langsung menguntruksikan sejumlah petugas kecamatan untuk meninjau lokasi.
“Saat itu, kami khawatir dan takut bangunan material sekolah ambruk dan menimpa siswa. Maka, pihak sekolah langsung melakukan musyawarah dengan orangtua untuk menurunkan gentingnya agar kelas yang ada di sampingnya tidak terbawa roboh,” jelasnya.
Setelah itu, pihaknya langung melakukan koordinasi dan melaporkan kondisi bangunan tersebut kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi untuk meminta bantuan terkait pembangunan atau renovasi ruang kelas yang rusak tersebut. “Namun, entah alasan apa hingga saat ini belum ada bantuan apapun,” pungkasnya. (den/t)






