PALABUHANRATU – Ribuan warga dari berbagai kalangan, ikut memeriahkan tahun baru Islam 1439 Hijriyah. Dengan membawa berbagai atribut, ribuan warga ini memadati alun-alun dan jalanan Palabuhanratu, belum lama ini.
Pawai keliling yang sudah diagendakan pemerintah dan dewan mesjid Palabuhanratu ini, dinilai sebagai wujud syukur untuk mengawali pergantian tahun baru Hijriah.
Ketua Dewan Keluarga Mesjid (DKM) Mesjid Agung Palabuhanratu KH. Asep Saprudin menjelaskan pawai keliling dinilai penting untuk memperlihatkan nilai-nilai keislaman. Salah satunya dengan meningkatkan kebersamaan antar sesama, terlebih bagi generasi muda seperti para pelajar.
“Saya kira pawai muharram ini adalah titik awal untuk mengembangkan nilai–nilai keislaman yang digawangi oleh anak–anak muda khususnya anak muda Kota Pelabuhanratu,” paparnya kepada Radar Sukabumi.
Ditambahkan Asep, tahun baru hijriah ini menjadi langkah awal untuk memperbaiki setiap langkah, terutama keimanan dan ketaqwaan kepada Allah.
“Dari 7.000 yang ikut hadir, pengenalan hari besar untuk mendorong agar bisa lebih baik lagi di tahun selanjutnya, yang pasti bagi generasi muda kita,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono mengatakan, Gema Muharram yang dibalut dengan pawai keliling, wujud syukur semua pihak dalam mengawali tahun pergantian Hijriah.
“Syukur kita kepada Allah SWT yang sudah memberikan nikmat umur, rezeki dan peluang beribadah kepada kita disetiap kehidupan sehari-hari,” terangnya.
Ia berharap pawai keliling tersebut akan meningatkan kesadaran generasi masyarakat terutama pemuda dalam memperdalam keimanan dan ketaqwaan.
Untuk itu, mengawali tahun Hijriah kali ini, setiap orang tua harus mampu membekali generasi muda dengan pengetahuan agama.
“Saya berharap kegiatan pawai ta’aruf bisa menjadi dasar meningkatkan iman dan taqwa, saya minta sejak dini anak muda dibekali ilmu agama yang banyak, supaya menjadi generasi yang memiliki karakter kuat,” tukasnya.
(Cr10/t).





