Pasca-kejadian, koordinasi lintas sektoral segera dilakukan. Pemdes Kebonpedes bersama Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) dan unsur Forkopimcam bergerak cepat melakukan langkah darurat, meliputi:
- Evakuasi pohon tumbang dengan gergaji mesin.
- Pembersihan jalur dari material atap yang berserakan.
- Pendataan korban untuk memastikan kebutuhan logistik dan tempat bernaung sementara.
“Prioritas kami adalah membereskan puing-puing dan mengevakuasi pohon tumbang agar aktivitas masyarakat bisa segera kembali normal,” tambah Dadan.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material ditaksir cukup besar. Otoritas setempat mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat anomali cuaca di Sukabumi masih berpotensi memicu bencana serupa.
“Warga diminta segera melapor kepada petugas jika melihat tanda-tanda pohon rawan tumbang atau kerusakan bangunan akibat cuaca, guna meminimalisir risiko yang lebih besar,” pungkasnya.(den/d)






