BERITA UTAMA

Puncak Peuyeum Sukabumi Jadi Surga Camping di Atas Awan 

×

Puncak Peuyeum Sukabumi Jadi Surga Camping di Atas Awan 

Sebarkan artikel ini
DIBURU WISATAWAN : Sejumlah wisatawan saat menikmati keindahan pemandangan lautan awan di  Puncak Peuyeum, tepatnya di Kampung Suradita, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi.(FOTO : DENDI/RADAR SUKABUMI)
DIBURU WISATAWAN : Sejumlah wisatawan saat menikmati keindahan pemandangan lautan awan di  Puncak Peuyeum, tepatnya di Kampung Suradita, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi.(FOTO : DENDI/RADAR SUKABUMI)

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa akses menuju lokasi dari jalan provinsi Cicalobak, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, berjarak sekitar 5 kilometer. Namun, kondisi jalan menuju lokasi masih perlu perhatian, terutama sepanjang 2 hingga 3 kilometer yang mengalami kerusakan. Harapan besar datang dari masyarakat agar pemerintah segera memperbaiki akses jalan demi kemajuan wisata ini.

Bank bjb Tandamata

“Puncak Peuyeum dikelola murni oleh warga setempat dan Karang Taruna Desa Ciengang, tanpa campur tangan investor luar. Bahkan, tempat ini pernah dikunjungi oleh Wakil Bupati Sukabumi, bersama Kadis Pariwisata, Camat, dan Kepala Desa, dalam kegiatan camping bersama sekaligus pembahasan pengembangan wisata,” timpalnya.

Biaya masuk ke lokasi ini sangat terjangkau. Hanya Rp5.000 per motor, dan untuk pengunjung yang ingin menginap dengan mendirikan tenda, dikenakan tarif Rp15.000 per orang.

Mayoritas wisatawan berasal dari kawasan Jabodetabek, terutama dari Tangerang, Bogor, dan Bekasi. Pada akhir pekan atau libur panjang, lokasi camping bisa penuh hingga 30 tenda, dengan jumlah pengunjung mencapai ratusan orang. Sedangkan pada hari biasa, pengunjung bisa mencapai sekitar 20 orang.

“Masyarakat sekitar berharap, kehadiran Puncak Peuyeum sebagai destinasi wisata baru dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan kunjungan wisata ke wilayah Sukabumi, khususnya di Kecamatan Gegerbitung,” pungkasnya. (den/d)