BERITA UTAMAPilkada Kabupaten Sukabumi

Pertarungan Bakal Sengit, Jelang Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020

×

Pertarungan Bakal Sengit, Jelang Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020

Sebarkan artikel ini

Sebagai koalisi sekaligus duet pertama yang meresmikan diri, Reni mengaku bahwa dirinya masih terbuka dan akan melakukan komunikasi dengan partai politik lain yang dianggap belum menentukan pilihan.

“Politik itu cair. Dalam politik itu juga tidak boleh sombong, kita harus mencari teman yang sebanyak-banyaknya supaya dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya,” cetus Reni.

Bank bjb Tandamata

Sirojudin mengatakan dengan semangat gotong royong dirinya optimis bisa menang. Karena semangat tersebut, merupakan warisan leluhur yang juga harus dilestarikan.

“Di Pilkada ini, kita berjuang bukan untuk kemenangan pribadi atau partai semata. Tapi, untuk kemenangan warga Kabupaten Sukabumi yang mendambakan perubahan dalam segala bidang,” tutur Ketua KONI Kabupaten Sukabumi tersebut.

Kendati Partai Golkar masih membantah pasangan Marwan Hamami-Iyos Soemantri belum tentu terwujud, namun hampir terjawab sendiri di lapangan, terbukti banyak baliho bergambar Marwan-Iyos yang terpasang, bahkan foto Marwan-Iyos bersama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto pun beredar di media sosial.

Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menegaskan bahwa terkait adanya foto yang beredar tentang Surat Keputusan (SK) DPP Golkar jatuh kepada Marwan Hamami dan Iyos Somantri itu Hoax (berita bohong red), pasalnya hingga saat ini DPD belum menerima soal turunnya SK untuk pasangan Marwan Iyos.

“Sampai hari ini kami pengurus DPD Golkar Kabupaten Sukabumi belum mendapatkan informasi mengenai itu, “jelas Budi kepada Radar Sukabumi.

Bahkan informasi yang beredar melalui foto-foto Marwan dan Iyos disebutkan Budi tidak jelas kegiatan apa dan dimana.