Reni Marlinawati yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP PPP mengatakan, pihaknya telah mendapatkan amanah dan tugas penting dari partai untuk berkaitan dengan Pilkada Serentak 2020.
“Di DPP kita sudah mengeluarkan 85 surat. Yakni ada 51 SK pengusungan, ada 25 rekomendasi, dan ada 9 surat tugas,” kata Reni di Rapimcab PPP Kabupaten Sukabumi, Kamis (2/7).
Reni menjelaskan bahwa Rapimcab merupakan satu mekanisme yang telah diatur dalam PPP untuk mengambil keputusan tertinggi setelah musyawarah kerja cabang di level kabuaten Sukabumi yang berkaitan dengan proses Pilkada.
Untuk Pilkada Kabupaten Sukabumi sendiri PPP resmi berkoalisi dengan PDIP berdasarkan legitimasi partai.
“Proses koalisi yang terjadi sekarang, jujur, ini bagi saya betul-betul takdir Allah karena merupakan proses yang tanpa sama sekali direncanakan dan diduga-duga, penugasan atau perintah partai ini merupakan kehormatan DPP PPP bagi masyarakat Sukabumi.
Semoga diijabah Allah, untuk menjemput takdir, aamiin,” kata Reni kepada Radar Sukabumi, usai kegiatan.
Kendati sudah menegaskan bahwa koalisi antara PPP dengan PDIP sudah final, namun Reni mengingatkan bahwa dalam politik terdapat suatu kedinamisan dan dan aturan main masing-masing partai.
“Kami misalkan sekarang dijodohkan itu tidak serta merta kami berjalan begitu saja, tapi ada mekanisme lain yang mengesahkan perjodohan ini,” sebut anggota Presidium Nasional KAHMI tersebut.






