Peralihan Musim, Gelombang Tinggi Hingga Enam Meter Ancam Laut Selatan Sukabumi

  • Whatsapp

SUKABUMI – Memasuki peralihan musim hujan ke musim kemarau, telah menyebabkan gelombang pasang di perairan Laut Selatan Sukabumi. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Bandung menghimbau kepada seluruh warga yang tinggal maupun beraktivitas di pesisir pantai untuk meningkatkan kewaspadaan.

Kepala BMKG Bandung, Tony Agus Wijaya mengatakan, prakiraan cuaca wilayah pelayanan perairan Laut Sukabumi – Cianjur akan mengalami gelombang sangat tinggi terhitung sejak Jumat (17/7) sampai Minggu (19/7).

Bacaan Lainnya

“Kalau untuk cuacanya akan mengalami hujan ringan. Hanya saja yang mesti diwaspadai adalah gelombang sangat tinggi dengan label merah dengan ketinggian gelombang mulai dari empat sampai enam meter,” kata Tony kepada Radar Sukabumi, Jumat (17/7).

Prediksi BMKG ini, sambung Tony, berdasarkan kondisi sinoptik perairan dan Samudra Hindia Selatan Jawa Barat yang pada umumnya berasawan dan berpotensi hujan ringan.

“Angin pada umumnya bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan berkisar diantara 6 sampai 25 knot. Ini dapat menyebabkan tinggi gelombang berkisar 1,25 sampai 6 meter,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri Assidiq mengatakan, pihaknya membenarkan soal kondisi terkini air Laut Selatan Sukabumi tengah mengalami gelombang tinggi.

Bahkan, pada Kamis (16/7) di perairan Laut Selatan Sukabumi, tepatnya di pantai Batununggul Pangumbahan Desa Panhumbahan, Kecamatan Ciracap, terdapat seorang wisatawan yang terbawa hanyut setelah tergerus gelombang tinggi.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *