Pencarian Niko Anak yang Terbawa Arus Banjir Cisaat Dilanjutkan Besok, Ini Hasil Pencarian Hari Ini

Sejumlah relawan dari Tim SAR Gabungan pada saat melakukan penyisiran pencarian Niko
PENYISIRAN : Sejumlah relawan dari Tim SAR Gabungan pada saat melakukan penyisiran pencarian Niko (7)  anak yang terbawa arus banjir . (f0t0 : Dok PMI Kabupaten Sukabumi)

SUKABUMI — Memasuki hari kedua pencarian Niko (7)  anak yang terbawa arus banjir masih belum menemukan hasil. Bahkan hari ini, Tim SAR gabungan sudah mengerahkan relawannya ke berbagai lokasi yang dicurigai berada.

Berdasarkan laporan tim SAR Gabungan, mulai dari tempat kejadian pertama keberadaan anak warga Komplek Agraria RT (12/04) Desa Sukamantri Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi dinyatakan clear atau tidak ada tanda-tanda.

Bacaan Lainnya

Kemudian kedua di Jembatan penemuan pertama sampai curug entis sampai GWK  penyisiran pencarian  dinyatakan tidak ada. Selanjutnya dari GWK sampai grand cikareo sampai pukul 10 : 20 WIB jarak 2 km  penyisiran sungai dan dinding sungai sampai tumpukan kayu dinyatakan tidak ada. Namun ditempat tersebut akan disisir ulang.

Dilanjutkan, ke bendungan arus deras pertemuan dua sungai lewi penganten tidak juga ditemukan, namun besok Tim SAR akan kembali melakukan penyisiran kembali.

Disebutkan di wilayah Cikareo menuju bendungan ada tiga bendungan. Ke bendungan pertama hanya bendungan mengairi pemisahan untuk Saluran air kecil. Dan dari bendungan pertama ke bendungan kedua dinyatakan aman.

Dari ke bendungan ke dua ke bendungan ke tiga banyak pemancing di sungai aman. Dan yang berpotensi dari bendungan ke Almulk banyak undercut kemungkinan atau berpotensi korban ngunci di posisi undercut. Dan dari bendungan sampai pasar sabtu kemungkinan akan di sisir kembali.

Kepala Kantor SAR Jakarta, SAR Mission Coordinator (SMC) Fazzli melalui Kopos Sar Basarnas Sukabumi Suryo Adianto saat dihubungi Radar Sukabumi melalui sambungan selular mengatakan, puluhan personel tim Sar gabungan telah berupaya melakukan pencarian secara optimal sejak pagi hingga menjelang malam.

“Hari kedua ini pencarian korban masih nihil, Insya Allah besok akan kita lanjutkan kembali dengan memperluas area pencarian,” ungkapnya. Kamis, (13/10).

Dijelaskan Suryo, bahwa upaya pencarian di hari kedua ini sudah dilakukan dengan penyisiran secara visual dan explore SAR disepanjang aliran selokan Perumahan Bumi Cisaat Pratama sejauh 7 KM dari lokasi kejadian.

Namun, lanjut Suryo dengan adanya cuaca turun hujan menjadi kendala utama puluhan personel yang tergabung dalam tim Sar Gabungan dalam melaksanakan operasi sar pasalnya debit air yang kembali mengalami kenaikan.

“Mudah mudahan mohon doa nya korban segera diketemukan besok hari, malam ini kami masih melakukan pemantauan dilapangan,” jelasnya.

Pos terkait