Pemkot Sukabumi Bentuk Satgas Pinjol dan Bank Emok

  • Whatsapp
Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi
Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi saat melakukan rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) dengan RT dan RW terkait penanganan Covid-19 di Kecamatan Baros, Jumat (24/9).

RADAR SUKABUMI – Maraknya kasus pinjaman online ilegal dan bank emok di Kota Sukabumi terus diantisipasi oleh pemerintah Kota Sukabumi. Bahkan Pemkot akan membentuk satuan tugas (Satgas) khusus untuk antisipasi pinjol dan bank emok.

“Pemda mengantisipasi kondisi yang terjadi di masyarakat dengan semakin maraknya bank emok dan pinjaman online, “ujar Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, di sela-sela rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) dengan RT dan RW terkait penanganan Covid-19 di Kecamatan Baros, Jumat (24/9).

Bacaan Lainnya

Untuk itu, kata Fahmi berinisiatif membentuk satgas mengantisipasi maraknya pinjol ilegal dan bank emok. Mudah-mudahan keberadaan satgas mampu advokasi dan edukasi warga agar sangat berhati-hati dengan pinjol dan bank emok.

“Aparat RT RW bisa aktif bagaimana sama-sama mengantisipasi pinjol dan bank emok. Nantinya satgas akan memberikan pandangan dari sisi hukum atau advokasi,” ungkapnya.

Nantinya dalam Satgas ini kata Fahmi akan melibatkan sejumlah unsur dari pemda bersama pemangku kepentingan lainnya serta berbagai komunitas.

Dibentuknya satgas ini untuk mencegah warga terjerat bank emok dan pinjol. “Pinjol ilegal dan bank emok atau bank keliling cukup memberatkan dengan bunga tinggi. Selain itu untuk pinjol ilegal ketika terlambat membayar maka data warga disebar sehingga membahayakan,” imbuhnya.

Camat Baros Samiarto mengatakan, aparat di wilayah siap mendukung langkah pemkot dalam antisipasi keberadaan bank emok dan pinjol ilegal. Sehingga warga tidak terjerat dengan keberadaan pinjol ilegal dan bank emok. (bal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *