“Kalau kita lihat traffic setelah japek (Jakarta-Cikampek) sudah padat, itu tidak bisa diperluas lagi. Macetnya di Cipularang. Dengan adanya tol Bocimi menyambung ke Padalarang, pengguna jalan bisa melewati jalan Alternatif ke Bandung via Sukabumi, “terangnya.
Berdasarkan data yang didapat, sesudah tol Bocimi Seksi terakhir atau Seksi V dengan Exit Tol di Sukaraja yakni Kota Sukabumi-Sukabumi Barat, ada wacana membangun Jalan Tol Bocimi-Ciranjang (Cianjur).
Jika, hal ini benar terjadi, tentunya pemerintah harus benar-benar mengkaji betul tentang potensi bencana di jalur tol Bocimi akan potensi Gempa Megathrust. Mulai dari kontur tanah dan pembangunan jalan harus benar-benar dikaji dengan baik, sehingga jalan tol yang dibangun oleh uang negara tersebut tidak gampang rusak ketika diterjang bencana gempa. (hnd)






