Pelajar SMK di Sukalarang Dibacok di Kebonpedes Sukabumi, Celurit Menancap di Paha

  • Whatsapp
Korban pembacokan saat dievakuasi ke rumah sakit. FOTO : UNTUK RADAR SUKABUMI

SUKABUMI – Seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabmi dibacok oleh pelajar dari sekolah lain, Senin (18/10).

Kapolsek Kebonpedes, Iptu Tommy Ganhany Jaya Sakti kepada Radar Sukabumi mengatakan, korban yang diketahui berinisial AR (17) asal warga Kebonpedes dibacok menggunakan senjata tajam berupa celurit di bagian paha kirinya di Kampung Ciseke, RT 01/02, Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi.

“Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan sejumlah saksi, peristiwa inu bermula saat korban bersama saudaranya yang juga merupakan saksi mata kejadian berinisial AP (17) hendak pulang sekolah menggunakan kendaraan sepeda motor,” kata Tommy kepada Radar Sukabumi pada Senin (18/10/2021).

Saat itu, korban yang mengendarai sepeda motor dipepet oleh satu unit sepeda motor lainnya yang ditumpangi tiga orang. Dari seragam yang digunakan, diketahui bahwa ketiga orang tersebut juga seorang pelajar dari salah satu sekolah.

“Setelah dipepet, tiba-tiba pelajar itu langsung membacok korban dengan menggunakan cerulit panjang di bagian paha kirinya,” tandasnya.

Setelah itu, pelaku yang membacok korban langsung melarikan diri. Sementara, senjata tajam yang digunakan pelaku masih menancap di bagian paha kiri korban.

“Cerulitnya sekarang sudah kami amankan. Sementara, untuk terduga pelaku sudah kita kantongi identitasnya. Karena, berdasarkan pemeriksaan saksi, pelaku ini juga merupakan teman korban sewaktu sekolah di bangku SD,” timpalnya.

Saat ini, pihak kepolisian tengah mengumpulkan sejumlah barang bukti dan memburu untuk menangkap tiga terduga pelajar yang nekad melakukan aksi tidak terpuji itu

. “Perkaranya masih dalam proses penyidikan. Nanti, kita juga akan memanggil kedua pihak sekolah yang terlibat dalam kejadian ini. Nanti, akan kita berikan bimbingan atau arahan agar kasus serupa tidak kembali terjadi di Sukabumi. Khsusunya di wilayah hukum Polsek Kebonpedes,” pungkasnya. (Den/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *