“Warga mengatakan bahwa pasangan lansia tersebut sering sakit-sakitan karena faktor usia. Mereka terakhir berkomunikasi dengan Kakek Ata pada Jumat (30/5),” tambahnya.
Usai kejadian, berbagai unsur pemerintah dan masyarakat, termasuk Forkopimcam Cikembar, Pemerintah Desa Sukamulya, Puskesmas Cikembar, keluarga korban, serta warga sekitar, berkoordinasi terkait penanganan.
“Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi. Pasangan ini memang tinggal serumah karena anak-anaknya sudah berkeluarga dan menetap di luar desa,” pungkasnya.(den/d)






