Otak Atik Tol Bocimi Agar Bisa Digunakan Mudik, Keamanan Jalur B Jadi Kunci

PENANGANAN : Tol Bogor Ciawi (Bocimi) seksi II Cigombong-Cibadak dengan exit tol ruas Parungkuda masih dilakukan penanganan oleh pihak pengelola, hampir dipastikan tidak bisa digunakan untuk mudik lebaran 2024
PENANGANAN : Tol Bogor Ciawi (Bocimi) seksi II Cigombong-Cibadak dengan exit tol ruas Parungkuda masih dilakukan penanganan oleh pihak pengelola, hampir dipastikan tidak bisa digunakan untuk mudik lebaran 2024

SUKABUMI — Sampai saat ini Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) seksi II Cigombong-Cibadak dengan ruas exit tol Parungkuda belum juga bisa digunakan arus mudik 2024, pemerintah melalui Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masih mengotak atik skenario agar Tol Bocimi Seksi II bisa digunakan arus mudik lebaran.

Terbaru Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, akan menangani perbaikan secara temporer dan pada tiga hari kedepan. Setelah itu, pada Senin (08/04) pihaknya akan monitor dan melalukan tes terlebih dahulu untuk bisa diupayakan Jalur B di Jalan Tol Bocimi ini, dapat digunakan untuk jalur mudik.

Bacaan Lainnya

“Ini dimaksudkan untuk sedikit memecah arus yang ke Cigombong, karena kita khawatir nanti pada saat itu penuh-penuhnya kayak tahun yang lalu,” bebernya.

“Jadi itu yang sementara kita subpile, kita tutup terpal supaya kalau ada hujan bisa kita amankan, kemudian tes aman nanti Pak polisi kita akan koordinasi untuk bisa dibuka jalur B nya satu arah, iya hanya untuk golongan 1, nanti arus balik juga satu arah,” paparnya.

Namun, menurutnya perbaikan Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) Seksi II dipastikan dilakukan setelah lebaran Idul Fitri 2024. Tetapi, PUPR masih berharap adanya opsi untuk membuka tutup jalur pada saat arus mudik lebaran 2024.

“Saya ingin full speed, setelah lebaran. Tapi ini sudah pada libur dan ini hari besar lebaran, saya kira kesempatan untuk libur dulu sampai tanggal 15, baru full speed untuk penanganan permanen,” imbuhnya.

Untuk penanganan permanen di lokasi jalur Tol Bocimi Seksi II yang terdampak longsor tersebut, diprediksi akan membutuhkan waktu 2 hingga 3 bulan.

Namun meski demikian, untuk memecah arus lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan pada liburan panjang Lebaran Idul Fitri tahun ini, ia akan mengupayakan pada Senin (08/04) sampai Selasa (09/04) ini, akan melakukan penanganan temporarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *