Orang Sukabumi Mau ke Luar Negeri, Simak Info dari Kemlu

Kepala Seksi Perlindungan WNI wilayah Asia, Muhammad Ilham Effendy saat bertandang ke Graha Pena Radar Sukabumi, Sabtu (6/7/2019).

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Kementerian Luar Negeri atau Kemlu RI mengimbau kepada warga Sukabumi yang berniat untuk melancong atau bekerja ke luar negeri untuk mengunduh aplikasi Safe Travel. Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Asia Selatan dan Tengah Direktorat Perlindungan WNI dan BHI Kemlu RI, Muhammad Ilham Effendy saat bertandang ke kantor Graha Pena Radar Sukabumi.

“Aplikasi Safe Travel ini gunanya untuk memudahkan bagi masyarakat yang mau ke luar negeri. Aplikasi ini juga untuk mendata warga negara Indonesia yang berada di luar negeri ada berapa,” kata Ilham kepada Radarsukabumi.com, Sabtu (6/7/2019).

Bacaan Lainnya

Ilham mengatakan, sebelum berangkat ke luar negeri, aplikasi Safe Travel ini harus diunduh dan diaktivasi terlebih dahulu. Nantinya ketika telah tiba di negara tujuan, GPS Track pada smartphone akan bekerja otomatis membaca posisi kita saat itu.

“Setelah itu kita harus lapor diri secara online lewat aplikasi Safe Travel tersebut. Dengan lapor diri, nantinya kita akan mengetahui berapa jumlah WNI di luar negeri,” papar Ilham.

Safe Travel sendiri aplikasi untuk WNI yang bertolak ke luar negeri dengan durasi kurang dari 6 bulan. Sedangkan untuk WNI yang menetap dengan waktu yang lama, bisa mengakses ke Portal Peduli WNI atau peduliwni.kemlu.go.id. Selain itu, Kemlu dengan inovasinya juga memiliki SMS Blast.

“Semua ini kami buat untuk memudahkan WNI yang bepergian. Jadi tidak harus melapor diri ke kantor perwakilan atau KBRI, cukup download Safe Travel atau akses di Portal Peduli WNI. Untuk SMS Blast itu akan sifatnya seperti SMS broadcast yang otomatis akan masuk di handphone kita ketika telah berada di luar negeri,” kata Ilham.

Ilham menyebutkan, Indonesia menduduki peringkat kelima sebagai pengguna internet dan smartphone terbanyak sedunia. Untuk smartphone, tercatat ada 54,5 juta dan pengguna internet sebanyak 132 juta.

Berdasar data Kemenlu pada 2018, jumlah warga negara Indonesia yang berada di luar negeri saat ini sebanyak 2.978.446 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 2.825.939 pekerja migran, 41.919 pelajar mahasiswa, dan 8.995 orang anak buah kapal (ABK). Sementara untuk jumlah kunjungan sebanyak 9 juta per tahun. Saat ini aplikasi Safe Travel yang dapat diunduh di Playstore dan App Store sebanyak lebih dari 42 ribu pengguna.

“Sehingga aplikasi Safe Travel ini kami rancang. Karena mulai sekarang lapor diri itu wajib, jadi kami permudah dengan aplikasi ini. Begitupun dengan Portal Peduli WNI dan SMS Blast,” tandasnya.

(izo/rs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan