KABUPATEN SUKABUMI – Pusat Koordinasi dan Informasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi mengumumkan terjadi lonjakan penambahan kasus corona. Hal ini dapat dilihat lewat data yang dirilis hari ini, Minggu 29 Maret 2020 pukul 12.00 WIB.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Harun Alrasyid dalam data tersebut menyampaikan, bahwa jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 bertambah 3 menjadi 35 orang sebelumnya 32 orang. Adapun rinciannya 17 orang telah selesai atau sembuh sehingga yang masih dalam pengawasan berjumlah 18 orang.
Dari total 18 PDP, terdiri dari 10 orang laki-laki dan 8 perempuan. Data terakhir, Tim Covid-19 Kabupaten Sukabumi mengirim 16 sampel yang diperiksa. Hasilnya masih 12 negatif dan 3 sampel dalam proses.
Hal serupa untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang kini bertambah menjadi 2.218 orang yang sebelumnya 728 orang. Jumlah yang masih dalam pemantauan saat ini adalah 2.181 orang dan 37 orang dinyatakan telah selesai.
Berdasarkan jenis kelamin, dari total 2.181 ODP yang masih dipantau, 66 persen atau 1.444 orang di antaranya berjenis kelamin laki-laki dan sisanya 33 persen atau 737 orang di antaranya perempuan. Dari data tersebut pula, 75 ODP di antaranya adalah anak usia di bawah 5 tahun.
Sedangkan untuk positif Covid-19 masih tercatat 1 orang.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi masih sedang berupaya dalam penanggulangan Virus Corona. Salah satu upayanya adalah membuat 100 kamar isolasi di RSUD Sekarwangi. Ruangan tersebut rencananya akan dibangun di belakang RSUD Sekarwangi. Untuk saat ini, RSUD Sekarwangi, sudah menyiapkan 24 ruang isolasi.
Selain itu, Pemkab Sukabumi terus melakukan penyemprotan disinfektan serta memasang tempat cuci tangan atau wastafel.
Perbatasan Sukabumi Mulai Senin Dijaga Ketat Petugas Covid-19.
Sementara itu Standar Operasional sterilisasi perbatasan yang akan dilaksanakan pada kegiatan tersebut adalah sebagai berikut
- Setiap kendaraan dihentikan oleh petugas (Dishub/ Polisi);
- Seluruh penumpang diturunkan;
- Petugas naik ke kendaraan untuk mensterilisasikan Kabin Kendaraan;
- Setiap penumpang di periksa menggunakan thermometer gun,
- Jika ditemukan suhu badan tinggi (38c) maka SOP penanganan covid dijalankan
- Seluruh penumpang diarahkan masuk ruangan sterilisasi. diikuti oleh kondektur dan sopir
- Setelah keluar dari ruang sterilisasi, penumpang melakukan cuci tangan
- Semua penumpang naik kembali ke kendaraan, diikuti oleh sopir dan kondektur
- Petugas akan menghimbau driver kendaraan untuk memasang hand sanitizer di setiap kendaraan
Upaya ini untuk mengantisipasi penyebaran Corona. (zen/rs)







