“Jadi, setelah menghubungi via telepon selulernya itu. Nah suaminya ini langsung menghubungi ibunya yang berada di wilayah Surade dan mengambil bayi tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Buniwangi, Kecamatan Surade,” paparnya.
Ketika disinggung mengenai alasan NI nekad melakukan aksi tidak terpujinya itu. Norbertus menjawab, bahwa NI mengaku kepada petugas telah merangkai cerita kebohongan dikarenakan dirinya malu kepada orangtua, suaminya yang bekerja di Saudi Arabia serta tetangganya. Lantaran, ia telah melakukan hubungan diluar nikah dengan tetangganya.
“Iya, jadi karena malu. Akhirnya sewaktu melahirkan ia langsung merangkai cerita. Seperti seolah-olah dia menemukan bayi. Padahal, bayi yang ditemukannya itu adalah anaknya sendiri hasil dari hubungan gelap dengan kekasihnya itu,” tandasnya.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Camat Surade, Ukat Sukayat menjelaskan, pihaknya membenarkan soal pelaku pembuangan bayi yang merupakan ibu kandungnya tersebut, adalah orang yang pertama kali menemukannya. “Iya, memang begitu kronologisnya, Jadi NI ini diketahui telah melahirkan bayi tersebut di kamar mandi rumahnya seorang diri tanpa bantuan siapapun. Bayi lahir pada Sabtu (27/03/2021) sekitar pukul 03.30 WIB,” kataya.
Setelah berhasil terungkap, akhirnya sang ibu dari bayi mungil tersebut langsung meminta maaf kepada Muspika Kecamatan Surade dan meminta agar bayinya tersebut dibawa oleh NI ke rumahnya untuk dirawat seperti pada umumnya.






