Nataru 2021, Arus Mudik ke Sukabumi Terpantau Landai

DIPERIKSA : Petugas gabungan saat memeriksa aplikasi peduli lindungi terhadap para wisatawan di Terminal Kadudampit belum lama ini.(FOTO : DENDI/RADAR SUKABUMI)

SUKABUMIArus mudik pada H-2 Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) di sepanjang ruas jalan raya protokol yang ada di Kabupaten Sukabumi, terpantau lancar, dan belum ada kenaikan yang signifikan.

Hal demikian, disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi, Dedi Chardiman kepada Radar Sukabumi pada Kamis (23/12). Bahwa, menurutnya, arus penumpang dan kendaraan yang menyeberang di sepanjang lintasan Sukabumi – Bogor maupun Sukabumi menuju Cianjur, dinilai masih landai.

Bacaan Lainnya

“Iya, untuk arus mudik jika dilihat pantauan secara umum masih landai dan belum ada peningkatan secara signifikan,” kata Dedi kepada Radar Sukabumi pada Kamis (23/12).

Pantauan arus mudik yang dinilai landai ini, sambung Dedi, telah dilihat saat petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi melakukan pengawasan dan mengurai kemacetan di sejumlah titik rawan kemacetan dan belasan terminal yang ada di Kabupaten Sukabumi.

“Ada 11 terminal yang kami jadikan pengawasan secara intens pada Nataru tahun ini. Yakni, Terminal Benda, Cicurug, Parungkuda Kalapanunggal, Kabandungan, Jubleg, Sagaranten, Terminal Perbatasan Bayah dan Terminal Tegalbuleud,” paparnya.

Untuk memastikan kelancaran dan pengaman arus mudik pada Nataru tahun ini, Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, berencana akan melakukan apel gelar pasukan yang akan diselenggarakan pada H-1, tepatnya pada Jumat (24/12).

“Insya Allah, besok akan kita gelar pasukan untuk pengamanan Nataru itu di lapangan kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, tepatnya di ruas Jalan Raya Perintis Kemerdekaan, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar pada pukul 09.00 WIB,” tandasnya.

Dalam pengamanan Nataru ini, ujar Dedi, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi telah menyiapkan berbagai persiapan antisipatif. Bahkan, hampir semua personel akan dikerahkan untuk mengatur dan mengamankan lalu lintas saat libur akhir tahun nanti.

“Sejumlah sarana dan prasarana pendukung telah disiapkan untuk mengantisipasi kemacetan dan penumpukan kendaraan di sejumlah ruas jalan,” ujarnya.

Hal lain yang diwaspadai adalah potensi bencana alam longsor yang juga bakal mengakibatkan kemacetan lalu lintas.

“Iya, kita harus mewaspadai bencana alam. Terutama tanah longsor yang akan menghambat perjalanan wisatawan. Terlebih lagi, letak dan geografis wilayah Kabupaten Sukabumi ini, selain luas juga daerahnya merupakan perbukitan. Sehingga, dikhawatirkan terjadi bencana longsor yang menimpa infrastuktur,” paparnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.