Misteri Tanjakan Dini Geopark Ciletuh Palabuhanratu Makan Korban

  • Whatsapp
Tanjakan Dini

SUKABUMI – Tanjakan Dini yang merupakan salah satu jalur Geopark Ciletuh Palabuhanratu, memang sering menjadi perbincangan. Tak hanya soal keindahan panorama alamnya, tapi juga kisah-kisah misterinya.

Bukan itu saja, Jalan Raya Puncak Dini juga sering terjadi kecelakaan akibat ekstrimnya jalan tersebut. Minggu (3/10), kecelakaan maut terjadi di Tanjakan Dini, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Sebuah kendaraan mini bus jenis Avanza berwarna silver bernopol B 9106 SZR menabrak dinding tower yang ada di bahu jalan hingga menewaskan satu sopir dan dua orang penumpangnya.

Informasi dihimpun Radar Sukabumi, kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, kendaraan meluncur arah jalan pulang menuju Kelapagading, Jakarta.

Di lokasi turunan Puncak Dini, kendaraan itu menabrak dinding tower hingga dia orang meninggal di tempat dan satu orang di perjalanan menuju Rumah Sakit Palabuhanratu Sukabumi. Sementara, tiga penumpang lainnya mengalami luka berat dan satu orang luka ringan.

“Pokoknya pas turunan (Tanjakan Dini), tiba-tiba banyak yang teriak Allahu Akbar, Allahu Akbar. Di situ saya sudah gak sadarkan diri. Sadar-sadar sudah pada nyungseb semua dan kaki saya ketekuk. Posisi saya juga sudah di depan,” ujar satu di antara penumpang yang mengalami luka ringan, Jubaedah kepada Radar Sukabumi.

Jubaedah mengaku, di dalam kendaraan ada tujuh orang dengan sopir. Posisinya saat itu duduk di bangku paling belakang, yang lainnya posisi kursi tengah tiga orang dan dua di depan. “Yang di dalam itu, sopir Johan Wahyudi, istrinya Ela, mak Ela, Tuti, Sawinah, H. Masturo, dan saya,” ujarnya lirih.

Ia menjelaskan, saat itu dirinya bersama rombongan pulang menginap dari dari rumah saudaranya di Jampang Kulon. Rombongan ini sengaja mengambil jalur Geopark untuk sekedar menikmati panorama alam sepanjang perjalanannya.

“Dari Jampang Kulon habis mengindap di rumah saudara. Pulangnya mampir ke Geopark. Jam satu setengah duaan (kejadiannya) ngejar solat duhur,” pungkas Jubaedah.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Sukabumi, Iptu Nandang Herawan membenarkan telah terjadi kecelakaan di Tanjakan Dini dan menewaskan tiga orang penumpangnya.

“Kronologis kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Mobil Avanza pulang dari arah Jampang Kulon terjadi di Puncak Dini. Dua meninggal di tempat, satu meninggal dalam perjalanan, satu luka berat dan 4 luka ringan,” ucap Nandang di RS Palabuhanratu.

Ia menjelaskan, kendaraan Avanza itu menabrak dinding tower di pudunan Puncak Dini, karena dari arah Puncak Darma itu sangat tajam.

“Sekarang masih dalam penyelidikan. Diduga sopir tidak konsentrasi sehingga out off control dan menabrak dinding tower tersebut. Keluarga korban sudah mengetahui dan akan menjemput korban,” pungkasnya. (ris/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *