Karena tidak ada akses jalan lain yang bisa dilewati selain melalui jalan perkebunan yang paling dekat sekitar 7 km dan itu juga tidak bisa dilewati kendaraan roda empat atau ambulance karena kondisi jalan rusak terlebih di musim hujan seperti sekarang.
“Memang setiap warga yang sakit yang harus di bawa ke rumah sakit atau puskesmas pasti melalui proses di tandu seperti ibu saya,” ungkapnya.
“Rusaknya jalan sudah dari dulu kaya begitu, kalau kondisi yang parah nya kurang lebih 10 tahun lah, satu satu nya akses jalan yang paling dekat bagi warga 3 kedusunan Cilampahan, Kiara lawang dan kiara sapi, melewati jalan perkebunan karet milik pemerintah itu,” ucapnya.
Ia dan masyarakat berharap jalan tersebut mendapat perhatian dari pemerintah daerah melalui intansi terkait, sudah sejak lama masyarakat sangat berkeinginan jalan diperbaiki atau diaspal sebagai mana layaknya.
“Karena kita semua warga 3 kedusunan itu sangat membutuhkan akses jalan yang layak untuk menunjang perekonomian warga juga,” tandasnya. (Ndi)






