Gol pertama PSMS yang dicetak striker anyar Wilfried Yessoh terjadi ketika babak pertama baru memasuki menit kelima. Memanfaatkan crossing matang Antoni Putro Nugroho, sundulan Yessoh terlambat diantisipasi oleh bek Persebaya dan penjaga gawang Miswar.
Gol tersebut terjadi dalam skema serangan balik. Antoni yang dikenal cepat dan lincah, meluncur sendirian menyusuri sektor kiri Persebaya yang seharusnya dijaga Ruben Sanadi. Mantan bek kiri Persipura Jayapura tersebut terlambat turun untuk mengantisipasi pergerakan Antoni.
Saat bola dilepaskan ke jantung pertahanan, Yessoh berada di antara Dutra dan Fandry. Dutra coba melompat, namun ia gagal menggapai bola. Bola yang masih melayang di udara disambut dengan tandukan Yessoh dan gol.
Setelah menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Irfan Jaya, Persebaya kembali kebobolan pada menit ke-42 lewat aksi individu Sadney Urikhob. Sama seperti gol Yessoh, gol kedua PSMS yang dicetak Urikhob adalah duplikasi gol pertama, yakni lewat serangan balik yang mematikan.
Gelandang serang asal Namibia itu berlari kencang untuk melewati penjagaan Fandry. Setelah unggul dua langkah, Urikhob melepaskan tembakan kaki kiri yang gagal ditepis Miswar. Hanya Fandry dan Abu Rizal yang berada di lini belakang. Sedangkan Dutra dan Ruben (lagi-lagi) terlambat turun setelah membantu serangan.
Sementara gol ketiga PSMS yang dicetak Frets Butuan lahir ketika babak kedua baru berjalan 18 detik. Setelah menerima umpan mendatar Urikhob, Frets terlebih dahulu mengecoh Abu Rizal Maulana sebelum melepaskan tembakan keras dan terukur ke pojok kiri bawah gawang Persebaya.





