Maling Jarah Dua Toko Baju di Sukabumi

  • Whatsapp
Maling-baju

SUKABUMI – Dua toko distro di Jalan Palabuhan II, Kecamatan Warudoyong dijarah sekomplotan pencuri.

Aksi pencurian pakaian didua toko distro yakni, Toko Uday Clothes dan Toko Chicago Clothes ini, terjadi pada Senin (27/9) dan terekam kamera CCTV. Dalam rekaman tersebut, terlihat serkelompok orang tengah mengambil beberapa potong pakaian.

Bacaan Lainnya

Pemilik Toko Uday Clothes, Rudi Irawan (38) mengatakan, pelaku beraksi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, kondisi distro sedang sepi. Pelaku yang berjumlah empat orang menggunakan kendaraan jenis Toyota Avanza dan langsung masuk ke toko.

“Mereka masuk bertiga, yang satu ngajak ngobrol saya, satu lagi menghalangi saya dan satu bapak-bapak itu pilih baju dan mengambilnya, lalu dimasukan ke dalam jaketnya.

Saat itu saya tidak konsen karena perhatian saya dialihkan salah satu pelaku, kayaknya sindikat itu mah,” kata Rudi kepada Radar Sukabumi, Rabu (29/9).

Setelah sukses melaksanakan aksi pencurian di Toko Uday Clothes, tidak lama komplotan pelaku itu datang ke Toko Chicago Clothes milik adiknya Rudi.

“Saat itu, saya tidak langsung memeriksa pakaian. Tapi setelah adik saya menghubungi bahwa ada sekomplotan orang yang melakukan pencurian di tokonya, dari situ saya baru memeriksa dan ternyata ada belasan yang hilang,” paparnya.

Sementara itu, Pemilik toko Chicago Clothes, Deri Agustian (27) menjelaskan, atas kejadian itu kedua toko mengalami kerugian jutaan rupiah.

“Saya kehilangan 17 potong celana panjang kisaran Rp 800 ribu. Kalau kaka saya tiga lusin pakaian yang ketahuan. Kalau dihitung dalam rupiah sekitar Rp1,2 juta,” jelasnya.

Kedua pemilik toko mengaku, tidak melaporkan hal itu kepada pihak yang berwajib karena nilai kerugiannya tidak seberapa. Mereka hanya berharap pelaku kapok dan menyadari kesalahannya.

“Saya tidak melaporkan ke polisi karena waktu saya untuk mengurus ke kantor polisinya menggangu aktivitas saya berjualan dan kakak saya juga sama tidak melaporkan. Ya semoga dengan diposting di Facebook supaya tidak ada lagi korban,” pungkasnya. (bam/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *