BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Longsor Kampung Jagal, Putuskan Jalan Enam Rumah Terancam

×

Longsor Kampung Jagal, Putuskan Jalan Enam Rumah Terancam

Sebarkan artikel ini
Kondisi longsor di Kampung Jagal RT4/2, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Jumat (20/3).

SUKABUMI – Bencana alam kembali terjadi di Kabupaten Sukabumi. Kali ini, jalan lingkungan penghubung antar RT di Kampung Kampung Jagal RT (4/2) Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, tergerus longsor. Dampaknya, enam rumah teracam dan akses jalan terputus.

Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, insiden terjadi sejak pukul 16.45 WIB, ketika daerah tersebut di guyur hujan hingga mengakibatkan jalan lingkungan sepanjang 30 meter dan ketinggian tinggi 5 meter tergerus longsor.

Bank bjb Tandamata

Camat Cibadak, Lesto Rosadi mengatakan, saat ini pihaknya sudah berkoodinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi lainnya.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya saja, akses jalan lingkungan terputus antara RT4 dan Rt5, dan 6 rumah warga terancam longsor,” kata Lesto kepada Radar Sukabumi, Jumat (20/3).

Lebih Lanjut mengatakan Lesto, jalan yang tergerus longsor menutupi saluran air sehingga mengakibatkan tertutupnya saluran air dan memasuki kolam ikan warga. “Longsoran juga menyebabkan saluran air pipa PDAM terputus. Kami sudah berkoordinasi dengan Pemrumda dan akan segera ditangani,” ucapnya.

Sementara untuk kerugian, sambung Lesto, hingga saat ini petuga masih melakukan pengecekan lokasi yang terdampak longsor.

“Petugas masih melakukan pengecekan, sehingga kerugian belum bisa ditaksir,” paparnya.

Lesto menghimbau, warga yang tinggal berdekatan dengan tebing maupun sungai diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Terlebih saat ini, musim hujan yang mana kerap terjadi bencana alam seperti longsor, banjir dan bencana alam lainnya.

“Jika terjadi bencana alam kami harap masyarakat segera melaporkannya kepada pemerintah setempat,” imbuhnya.

Sementara itu, anggota Polsek Cibadak, Brigadir Sandi Praja menjelaskan, setelah mendapatkan informasi dari warga langsung melakukan pengecekan lokasi.

“Saya bersama Babinsa Kelurahan Cibadak, Peltu Dendin dan Lurah Cibadak Budi Eka Andriana langsung mendatangi lokasi kejadian tanah longsor jalan lingkungan,” jelasnya.

Kendati tidak ada korban jiwa, Sandi menambahkan, namun akibat bencana tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp300.000.000.

“Kami bersama masyarakat langsung bergerak untuk menutup menggunakan terpal dan membersihkan tanah dengan menggunakan peralatan seadanya agar tidak merembet ke lokasi rumah yang lain akibat guyuran hujan,” singkatnya.

Sementara itu, bencana alam juga terjadi di Kampung Babakanjaya RT (26/9), Kecanatan Parungkuda, banjir merendam 12 rumah dan satu mushola.

“Saat ini petugas masih melakukan pengecekan dan penanganan bencana di lapangan,” singkat Camat Parungkuda, Amir Hamzah. (bam/d)