Akibat bencana tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian hingga mencapai Rp50 juta. Kini, seluruh keluarga korban sudah dievakuasi oleh petugas ke tempat lebih aman. “Saat ini, warga bersama muspika tengah bergotong royong membersihkan puing-puing material bangunan.
Selain itu, petugas juga sedang berjibaku memperbaiki empat rumah warga yang kondisinya rusak ringan akibat kebakaran itu. Sementara satu rumah yang rata dengan tanah, sedang dalam proses pengajuan pemerintah desa,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Gunungguruh, Erry Erstanto mengatakan, proses pemadaman api yang melalap lima rumah warga tersebut, tidak sempat mendapatkan bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, lokasi kebakaran berada ditengah pemukiman penduduk.
“Terlebih lagi, mobil pemadam kebakaran tidak bisa masuk ke lokasi. Lantaran, tempatnya padat penduduk,” imbuhnya.
Saat ini, pihaknya tengah pokus melakukan pelaporan terkait peristiwa kebakaran tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Baznas Kabupaten Sukabumi untuk dapat memberikan bantuan kepada korban bencana kebakaran tersebut.
“Alhamdulillah, untuk bantuan dari sembako dan sejumlah material bangunan sudah mulai berdatangan. Namun, untuk proses pembangunan pada satu rumah korban yang hangus hingga rata dengan tanah, masih dalam proses pengajuan. Mudah-mudahan secepatnya bantuan segera datang untuk meringankan beban korban kebakaran ini,” pungkasnya. (cr13/d)





