Lima Hari Kota Sukabumi 0 Kasus Corona

  • Whatsapp
Kota-Sukabumi

SUKABUMI – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Sukabumi menyebutkan, sudah lima hari terakhir tidak ada penambahan kasus positif Covid-19. Hal ini terjadi seiring meningkatkanya jumlah capaian vaksinasi saat ini.

Jubir GTPP Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Hardiana mengatakan, terhitung sejak Jumat (22/10) hingga Rabu (27/10) angka positif Covid-19 di Kota Sukabumi nol kasus. “Ya, sudah lima hari ini Kota Sukabumi nol kasus,” kata Wahyu kepada Radar Sukabumi, Rabu (27/10).

Bacaan Lainnya

Wahyu menjelaskan, terhitung Januari hingga 27 Oktober 2021 ini jumlah total warga yang positif terpapar Covid-19 sebanyak 7.355 kasus. “Dari jumlah total kasus tersebut, hanya empat orang yang masih menjalani isolasi, 7.126 sudah dinyatakan sembuh dan 225 meninggal dunia,” jelasnya.

Disinggung soal capaian vaksinasi, Wahyu menerangkan, pencapaian vaksinasi saat ini dosis satu sudah mencapai 68,7 persen, dosis dua 33,8 persen dan dosis tiga untuk SDM kesehatan sudah mencapai 73,5 persen.

“Target sasaran vaksinasi ini yakni, 3.337 Sumber Daya Kesehatan (SDM) kesehatan dan sudah tercapai dosis satu sebanyak 4.149 orang, dosis dua 3.676 orang dan dosis tiga sebanyak 2.452 orang,” terangnya.

Sementara, target pelayanan publik 18.413 orang dan sudah tercapai 28.161 dosis satu dan 20.305 dosis dua. “Selain itu, 27.241 target lansia yang sudah tercapai sebanyak 11.986 dosis satu dan 6.782 dosis dua.

Sedangkan sebanyak 185.498 target masyarakat umum dan rentan dengan capaian 109.632 dosis satu dan 49.706 dosis dua,” paparnya.

Target vaksinasi remaja terdapat 35.345 dan capaiannya sudah sebanyak 31.413 dosis satu dan 10.755 dosis dua.

“Kami terus berupaya untuk menggalakan vaksinasi dan mensosialisasikan kepada masyarakat yang belum mengikuti vaksin,” paparnya.

Wahyu meminta, untuk berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Sukabumi masyarakat harus mendukung dan mensoport upaya pemerintah.

“Ya, salah satunya dengan melakukan vaksinasi ini. Mudah-mudahan kesadaran masyarakat untuk bisa melakukan vaksinasi ini bisa semakin meningkat,” tukasnya. (bam/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *