SUKABUMI – Anggota DPR RI Dapil Sukabumi, Mohamad Muraz terus memantau perkembangan Jalan Tol Bogor-Ciawi- Sukabumi ( Bocimi). Dirinya selaku anggota Komisi II DPR RI sering melakukan koordinasi dengan Kementerian ATR (Agraria dan Tata Ruang) yang memang mempunyai kewenangan dalam pembangunan Tol Bocimi.
Informasi yang diterima Muraz bahwa perkembangan pembangunan jalan Tol Bocimi masih dalam berlanjut, hanya terkendala permasalahan teknis.
” Infonya itu memerlukan kurang lebih 400 jembatan, makanya pembangunan agak lama karena terkendala teknis itu,” ujar Politisi Demokrat, M Muraz, Sabtu (25/12).
Bahkan untuk pembangunan Jalan Tol Bocimi ini dipastikan kata Muraz tidak mengalami hambatan keuangan meskipun saat ini sedang mengalami Pandemi Covid-19. Untuk pembebasan lahan pun sudah mencapai 80 persen.
Dikatakan Muraz untuk pembangunan tahap II ini, kemungkinan akan selesai pada 2021 mendatang. Sesuai dengan rencana tahap II itu sampai dengan wilayah Parungkuda.
” Untuk sampai Kota Sukabumi, saya belum bisa jawab secara pastinya,” katanya.
Muraz berharap pembangunan Tol Bocimi ini bisa untuk secepatnya terrealisasikan. Soalnya kondisi kemacaten di sepanjang Jalur Sukabumi- Bogor sudah parah, salah satu solusinya yakni adanya jalan Tol Bocimi.
” Saya sendiri sering mengalaminya ketika akan pergi ke Senayan, mulai Cisaat sampai dengan Cicurug itu macet. Saya sering sampaikan kepada Pak Menteri,” ungkapnya.,
Sementara itu, pembangunan Bandara Sukabumi kata Muraz anggaranya tidak terkendala oleh recofusing Coving-19. (bal)




