Laut Sukabumi Ngamuk, Waspada Gelombang Tinggi

  • Whatsapp
pesisir Pantai Palabuhanratu
ILUSTRASI: Tingginya gelombang laut di pesisir Pantai Palabuhanratu membuat warung, rumah bahkan kaffe di bibir pantai tergerus dan menyebabkan kerusakan. (Foto : dok Radar Sukabumi)

SUKABUMI – Gelombang setinggi kurang lebih 6 meter menerjang pesisir Pantai Selatan Sukabumi. Bahkan, ombak besar tersebut menghantam sejumlah pemukiman warga dan beberapa cafe di wilayah Palabuharanrtu.

Informasi dihimpun Radar Sukabumi, gelombang pasang yang menghantam sejumlah cafe itu terjadi sekitar pukul 05:00 WIB pagi hari. Air bah dari laut masuk ke warung-warung di area Kawasan Pantai Istana Presiden Palabuhanratu.

Bacaan Lainnya

Selain menerjang cafe, gelombang tinggi di kawasan Teluk Palabuhanratu juga berdampak terhadap pemukiman warga di Pesisir Cipatuguran, Sukabumi. Sejumlah warga terpaksa harus mengungsi karena air laut merusak rumah mereka.

“Air sampai masuk ke warung-warung. Tidak ada korban karena sebagian pemilik warung masih di rumah. Kursi kebawa semuanya. Kejadian ombak tinggi ini memang sering terjadi, setahun dua kali. Bahkan hari ini, ombaknya mencapai 5 sampai 6 meteran,” ujar salah satu warga, Ukan kepada Radar Sukabumi, Rabu (14/07).

Sementara itu, terpisah warga Pesisir Pantai Cipatuguran, Palabuhanratu, Dadang mengatakan, gelombang tinggi menerjang pemikiman warga sekitar 07:00 WIB. Ada 4 sampai 5 rumah kondisinya rusak parah akibat dihantam ombak itu.

“Kejadian seperti ini musiman. Kadang satu tahun sekali dan sampai saat ini belum ada pelaporan (ke pemerintah) baru di lingkungan RW saja. Kami berharap kedepan mudah-mudahan jangan terjadi lagi. Kalau ada, kami minta tolong dibangun bentengan penahan air. Jadi ketika ada air atau gelombang besar, bisa ditahan oleh bentengan itu,” harap Dadang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *