BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Kurang Mampu, Warga Surade Sukabumi Terpaksa Tinggal di Rumah Reyot

×

Kurang Mampu, Warga Surade Sukabumi Terpaksa Tinggal di Rumah Reyot

Sebarkan artikel ini
Gubuk Reot Surade Sukabumi
Kondisi rumah tidak layak huni milik Saprudin (50) dan Nia (45) warga Cisarua Desa Buniwangi kecamatan Surade.

Dengan nada yang nyaris meneteskan air mata, Nia menegaskan kondisi sang suami yang bekerja sebagai kuli serabutan, kesehariannya diperkerjakan tetangga memikul padi.

“Kerja bapak serabutan, buat biaya rumah gak cukup, iya calo tukang pikul padi di pabrik, kalau saya paling kalau ada yang nyuruh nyuci pakaian, gosok pakaian, nyetrika, nyuci piring, apa saja yang di suruh orang di kerjain, sama anak saya dibantu, upah didapat itu paling 25ribu, paling besar 30ribu, itupun jarang, gak tentu,” lirihnya.

Bank bjb Tandamata

Belum lagi, kondisi Nia sendiri saat ini mengalami keterbatasan dengan matanya yang sudah beberapa tahun mengalami gangguan, sejak pulang merantau bekerja di Jakarta mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari majikannya.

“Dulu saya bekerja jadi pembantu di Jakarta dipukul sama majikan telinga saya, waktu itu gak berobat, dulu mah gak ketahuan gak kelihatan, ketahuan sekarang sudah dewasa, mungkin dampak penganiayaan, diobati juga gak ada biaya,” paparnya.

Lanjut Niat, kalau lagi kambuh gangguan kesehatan pada kelopak matanya tersebut selalu merasakan sakit pada bagian kepala dan terasa pegal, meskipun penglihatan tidak berubah.

“Kalau melihat mah biasa, hanya gak normal saja kelopak matanya, ini kelihatannya udah dewasa sekarang ini,” bebernya.

“Ya harapan saya mah ada bantuan ada dibantu kalau ada, sama pemerimnah diperbaiki, soalnga saya gak mampu memperbaikinya,” tandasnya. (Ndi)