Kontraktor Bukit Algoritma Cikidang Digarap KPK, Terkait Kasus Proyek Fiktif

Ground breaking Bukit Algoritma Silicon Valley of Indonesia di Kecamatan Cikidang,
SEGERA DIMULAI: Ground breaking Bukit Algoritma Silicon Valley of Indonesia di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Rabu (9/6/2021).(Foto : Dok Radar Sukabumi)

SUKABUMI — Kontraktor Bukit Algoritma Cikidang PT Amarta Karya diketahui sedang digarap KPK, diketahui PT Amarta Karya tersandung kasus Dugaan Korupsi yang terjadi antara tahun 2020. menanggapi hal tersebut PT Amarta Karya (Persero) sebagai perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi di bawah naungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), bersikap terbuka dalam proses penyidikan.

“Kami Manajemen AMKA mendukung penuh program anti KKN dan siap bersikap transparan, akuntabel serta siap bekerja sama dengan KPK, selain itu kami pun menerapkan system pencegahan di internal Perusahaan,” ucap Sekretaris Perusahaan PT Amarta Karya (Persero) Antony Ramdhan dalam keterangannya.

Bacaan Lainnya

Menurut Antony, kini di bawah manajemen yang baru ini Amka menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Salah satunya penerapannya adalah membentuk Tim Anti Gratifikasi, Whistleblowing System (WBS), dan lain-lain, serta melakukan kerja sama dengan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, hal itu guna mencegah praktik korupsi yang jerjadi di kemudian hari.

Saat ini AMKA sedang berbenah diri melalui restrukturisasi di bawah kelola dari PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) untuk terus bisa berkontribusi pada pembangunan infrastruktur di Indonesia.

“Proses penyidikan ini tentunya tidak akan mengganggu proses bisnis perusahaan, yang dimana AMKA terus memberikan eksistensinya terhadap pembangunan Infrastruktur di Indonesia dengan tentunya mengutamakan prinsip GCG serta selaras dengan core values BUMN yaitu Akhlak,” ujar Antony.

Silicon Valley yang menjadi ditiru menjadi Bukit Algoritma di Sukabumi
Ilustrasi Silicon Valley yang menjadi ditiru menjadi Bukit Algoritma di Sukabumi. (sumber: Dok Radar Sukabumi)

Antony mengatakan, proses penyidikan ini menjadi suatu pembelajaran diri bagi perusahaan di dalam tata kelola perusahaan yang baik. Sehingga diharapkan Amka menjadi perusahaan yang bersih, sustainable, terjaga profitablitasnya dan memiliki daya saing.

“PT Amarta Karya (Persero) Siap Transparan dengan KPK demi mengutamakan nilai-nilai GCG dan Keberlangsungan Perusahaan,” pungkasnya.

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka penyidikan terhadap dugaan korupsi terkait pengadaan proyek pada salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Amarta Karya Tahun 2018-2020. Penyidikan baru ini dilakukan setelah komisi antirasuah mengantongi bukti yang cukup.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan