Dalam artian mengatur dengan penerapan ganjil genap. Namun ada pengecualian bagi angkutan umum, driver ojek online dan warga yang memiliki kediaman di daerah tersebut
“Kami memaksimalkan waktu tersisa hingga 16 Agustus dalam penerapan PPKm level 4,”ungkap Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. Targetnya dengan penerapan ganjil genap tingkat mobilitas warga dapat ditekan sebaik-baiknya.
Salah satuya penerapan ganjil genap untuk menekan laju kasus baru. Meskipun demikian, sepanjang PPKM kasus baru Covid-19 secara umum terjadi penurunan dan angka kematian juga turun. Awalnya 3 unit menjadi 14 untuk mempercepat angka kesembuhan. “Selain menerapkan ganjil genap, kami memberikan sarana dan prasarana rumah sakit berupa tambahan ruang ICU Covid-19,”kata Fahmi.






