Kerangka Manusia di Sukabumi Bikin Geger Warga Panumbangan, Diduga Korban Gandir

Polsek Jampangtengah
Penemuan Kerangka Manusia di Desa Panumbangan, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMI – Polsek Jampangtengah, Polres Sukabumi, kini masih melakukan penyelidikan lebih dalam terkait kasus penemuan tengkorak beserta kerangka manusia yang ditemukan di wilayah Desa Panumbangan, Kecamatan Jampangtengah.

Kapolsek Jampangtengah, AKP Usep Nurdin melalui Kanit Reskrim Polsek Jampangtengah, Polres Sukabumi, Bripka M. Sofyan kepada Radar Sukabumi mengatakan, penemuan tengkorak dan tulang belulang manusia ini bermula pada saat warga bernama Enda Sopiandi tengah
mencari ulat bambu di kebun bambu milik Apeng yang berada di Kampung Cikadu, RT 13/03, Desa Panumbang Kecamatan Jampangtengah pada Rabu 30 Maret 2022 sekira pukul 14.00 WIB.

Bacaan Lainnya

“Saat itu, Pak Enda naik ke pohon bambu yang berada di salah satu rumpun bambu yang ada di lokasi tersebut dengan maksud untuk mencari ulat bamb,” kata M. Sofyan kepada Radar Sukabumi pada Radar Sukabumi pada Jumat (01/04).

Sewaktu saksi memanjat pohon bambu, tepatnya saat ini melihat ke belakang ternyata terdapat seutas tali yang terbuat dari kain berwarna merah muda yang menggantung di sebatang bambu yang melintang dan posisi dibagian bawah talinya berbentuk simpul. Selain itu, saksi juga melihat seperti tengkorak kepala manusia tergeletak di tanah yang posisinya di bawah seutas tali yang menggantung tersebut.

“Setelah itu saksi turun dari pohon bambu tersebut untuk memastikan benda yang berbentuk seperti tengkorak kepala manusia tersebut dan setelah di dekati ternyata benar benda tersebut adalah tengkorak kepala manusia,” tandasnya.

Selanjutnya saksi mendokumentasikan penemuan tengkorak kepala manusia tersebut, setelah itu saksi langsung berteriak memanggil warga lainnya yang bernama Endang yang berada di lahan garapan miliknya yang berdekatan dengan kebun bambu tersebut, sambil memberitahukan penemuan tengkorak kepala manusia itu.

Tidak lama kemudian, warga langsung memberitahukan penemuan tengkorak kepala manusia tersebut kepada warga yang lainnya berikut pemerintahan Desa Panumbangan. Kemudian mereka bersama-sama berangkat menuju ke lokasi tersebut untuk mengecek penemuan tengkorak kepala manusia tersebut.

“Setelah sampai di lokasi tersebut ternyata di temukan lagi tulang belulang yang di duga masih kerangka manusia yang berada tidak jauh dari tempat ditemukannya tengkorak kepala manusia itu,”imbuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.