Kemarau, 30 Hektare Lahan Sawah di Sukabumi Terancam

  • Whatsapp

RADAR SUKABUMI — Musim kemarau saat ini, bukan hanya berpotensi terjadinya bencana kebakaran di Sukabumi. Namun, juga telah menyebabkan lahan pertanian menjadi tidak maksimal di tanami padi, akibat krisis air. Seperti halnya di Kedusunan Bongas, Desa/Kecamatan Gegerbitung, terdapat puluhan hektare lahan pertanian padi terancam gagal panen.

Kepala Dusun Bongas, Cece Suryana mengatakan, semenjak memasuki musim kemarau, puluhan hektare lahan pertanian padi di wilayah Kedusunan Bongas, tidak bisa teraliri air secara maksimal.

Bacaan Lainnya

“Dari jumlah total sekitar 70 hektare lahan pertanian padi di Kedusunan Bongas itu, terdapat sekitar 30 hektare lahan pertanian padi yang tidak bisa teralori air secara maksimal,” kata Cecep kepada Radar Sukabumi, Sabtu (19/9).

Menurut Cecep, lahan pertanian padi di Kedusunan Bongas telah mengandalkan perairan untuk pertanian dari Sungai Cipetir dan Irigasi DI Gegerbitung. Namun, semenjak memasuki musim kemarau, ke dua sungai airnya tersebut mulai menyusut.

“Akibatnya banyak lahan pertanian padi tidak bisa teraliri air. Sehingga berdampak terhadap pertumbuhan padi menjadi tidak maksimal,” bebernya.

Saat ini tanaman padi, ujar Cecep, tengah memasuki proses pembuahan butir padi. Sehingga membutuhkan perairan yang cukup. Namun, faktanya saat ini air tidak mengalir ke lahan pertanian warga.

“Bila kondisinya terus seperti ini, saya yakin puluhan hektare lahan padi itu, pasti banyak yang akan mengalami gagal panen,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Gegerbitung, Ujang Sopyan mengatakan, pemerintah Desa Gegerbitung sudah mengajukan perihal persoalan itu, kepada pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi dan dinas terkait lainnya.

Bahkan, baru-baru ini dirinya mengaku telah menyampaikan persoalan petani soal krisis air kepada Bupati Sukabumi saat meresmikan pembangunan jalan di daerah Desa Cienggang, Kecamatan Gegerbitung pada beberapa waktu lalu.

“Tanggapannya sangat baik, karena luas lahan pertanian padi di wialayah Kecamatan Gegerbitung, desa kami lah paling luas lahan pertaniannya dengan luas sekitar 225 hektare lahan pesawahan,” katanya.

Saat pertemuan dengan Bupati Sukabumi, dirinya mengaku telah mengajukan permohonan untuk bantuan perbaikan saluran Irigasi Balekambang.

“Irigasi ini, merupakan sentralnya. Karena irigasi ini jika sudah diperbaiki secara maksimal dapat mengairi seluruh lahan pertanian padi di wilayah ini. Iya, kalau sekarang banyak yang rusak dan jebol. Sehingga airnya banyak yang bocor,” pungkasnya. (den/d)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *