Keliling Kota Sukabumi, Ribuan Siswa Setukpa Bentangkan Bendera Merah Putih 100 Meter  

kirab setukpa
ANTUSIAS: Ribuan siswa Setukpa Lemdiklat Polri saat mengikuti Kirab Merah Putih di beberapa titik ruas jalan wilayah Kota Sukabumi, Senin (19/9). FT: FT: BAMBANG/RADARSUKABUMI

SUKABUMI –Ribuan siswa Sekolah Pembentukan Perwira Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Setukpa Lemdiklat) Polri Sukabumi, melakukan Pawai Kirab Merah Putih sebagai bentuk pamitan, Senin (19/9).

Dari pantauan Radar Sukabumi, Pawai Kirab Merah Putih mulai start dari Setukpa Lemdiklat Polri melintasi ruas Jalan Soedirman, Jalan Veteran, Jalan Surya Kencana, Jalan R Syamsudin SH, Balai Kota Sukabumi dan finish di Jalan Bhayangkara Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi. Dalam aksinya, ribuan siswa melakukan pawai di iringi alunan musik drum band dangan membentangkan Bendera Merah Putih sepanjang 100 meter.

Kepala Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, kirab kebangsaan dihadiri tokoh nasional Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya untuk mengisi ceramah kebangsaan dan tokoh agama di wilayah Sukabumi. Pawai kirab bendera merah putih ini, untuk meningkatkan semarak cinta tanah air. “Kita menggelorakan lagi cinta tanah air. Kemudian kita karena tahu Indonesia lahir atas kebhinekaan,” kata Mardiaz kepada Radar Sukabumi, Senin (19/9).

Lanjut Mardiaz, di sisi lain tumbuhkan keberagaman seperti doa bersama dari semua lintas agama. Dengan kegiatan tersebut, nantinya siswa setukpa yang menjadi perwira di wilayahnya masing-masing, mampu menanamkan keberagaman. “Nantinya ini bisa diharapkan semua siswa di wilayahnya untuk menjaga NKRI,” tandasnya.

Mardiaz menerangkan, kirab itu juga dilakukan dalam pelepasan siswa yang akan dilantik pada dua minggu ke depan. Nantinya, para siswa akan kembali ke satuan masing-masing. “Tentunya siswa sudah mengikuti tujuh bulan pendidikan sebagai perwira. Kita sudah memberikan mereka keterampilan kemudian knowledge, sikap dan perilaku. Kami berharap mereka akan mengamalkan semua ilmu yang sudah diberikan tujuh bulan ini,” terangnya.

Menurutnya, mengingat saat ini masih dalam rangka 17 Agustus sehingga Bendera Merah Putih ini untuk meningkatkan rasa kebanggsaan dan kecintaan terhadap tanah air Indonesia. “Kami tahu Indonesia ini negara yang unik, ada karena kebhinekaannya. Tausiyah kebangsaan juga dilaksanakan dalam rangkaian acara tersebut,” cetusnya.

Tak hanya itu, sambung Mardiaz, Stukpa membangun tempat ibadah bagi seluruh agama di lingkungan Setukpa. “Kemudian kita juga menggelorakan agama. Saat ini Setukpa sedang membangun vihara Budha, kebetulan siswa kita dua tahun ini ada yang beragama Budha dukungan dari Walikota Sukabumi sehingga miniaturnya Kota Sukabumi ada di Setukpa, ada masjid, pura, Vihara Budha, ada dua gereja baik Katohlik dan Protestan,” tutupnya.

Salah seorang tokoh nasional, Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya menambahkan, tugas Polri itu tidak jauh dengan tokoh agama dan masyarakat sehingga dapat menciptakan memperkuat kesatuan dan persatuan. “Hindari segala bentuk perpecahan dan ucapan yang kurang menguntungkan. Dengan adanya Kamtibmas bisa turun ke bawah bisa menyadarkan, kemananan ekonomi dan lainnya sehingga rakyat bisa merasakan kehadiran Polri di tengah masyarakat,” singkatnya. (bam)

kirab setukpa
ANTUSIAS: Ribuan siswa Setukpa Lemdiklat Polri saat mengikuti Kirab Merah Putih di beberapa titik ruas jalan wilayah Kota Sukabumi, Senin (19/9). FT: FT: BAMBANG/RADARSUKABUMI

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.