Kejari Sukabumi Musnahkan Ribuan Barang Bukti dari 98 Perkara

  • Whatsapp
PEMUSNAHAN BARANG BUKTI: Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi memusnahkan barang bukti (BB) hasil tindak kejahatan dari berbagai aksi, acara dilaksanakan di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Cibadak jalan raya Cibadak Kabupaten Sukabumi, Rabu (30/09).

RADARSUKABUMI.com — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi memusnahkan sejumlah barang bukti hasil tindak pidana dari 98 perkara yang sudah berkekuatan hukum tetap. Pada kegiatan pemusnahan tersebut tercatat, penyalahgunan obat-obatan terlarang jenis tramadol dan Heximer menjadi yang tertinggi.

Faktanya, dari barang bukti yang dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, sebanyak 16.060 butir pil dimusnahkan.

Bacaan Lainnya

Selain obat-obatan terlarang, korp adhyaksa tersebut juga memusnahkan sabu – sabu seberat 285. 4662 gram beserta dengan handphone 23 buah, Ganja kering sebanyak 518, 3564 Gram, hingga kunci T 1 buah, BB penganiayaan dan undang – undang darurat13 buah senjata tajam.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, Bambang Yunianto mengungkapkan, pemusnahan barang bukti ini merupakan kegiatan rutin yang harus dilaksanakan sebagai bentuk tugas jaksa yang menjadi eksekutor, selain melakukan tugas eksekutor juga sebagai eksekutor pidana badan dan pidana terhadap barang bukti pidana.

“Sesuai dengan putusan pengadilan semua barang bukti di musnahkan seperti Shabu – shabu, obat – obatan terlarang, Ganja, Golok, pedang patimura, cerulit dan yang lainnya,” jelasnya, Rabu (30/09).

Bambang merinci, BB yang dimusnahkan tersebut terdiri dari 98 perkara yang memperoleh kekuatan hukum tetap diantaranya Narkotika 51 perkara dengan barang bukti narkotika jenis sabu – sabu seberat 285. 4662 gram beserta dengan handphone 23 buah.

“Kemudian Narkotika jenis Ganja kering sebanyak 518, 3564 Gram, sedangkan lanjut dia untuk perkara obat – obatan ilegal 15 perkara dengan total kurang lebih 16.060 buah dengan berbagai jenis diantaranya Pil Exsimer/Termadol dan lainnya16.060 butir,” terangnya.

Untuk perkara lainnya berjumlah 32 perkara seperti kasus pencurian BB kunci T 1 buah, penganiayaan dan undang – undang darurat BB 13 buah senjata tajam, penipuan BB 6 buah pakaian, jaket, kerudung dan pertambangan liar dengan BB tungku alat pembakaran dan alat pertambangan lainnya. “Semua barang bukti di musnahkan dengan cara dibakar, di blender hingga digergaji besi,” pungkasnya. (upi/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *