Tak hanya Bukit Algoritma, Bahriandi juga berharap pihaknya bisa ikut terlibat dalam proyek strategis nasional lain, salah satunya pembangunan Ibukota Negara (IKN) di Kalimantan Timur.
Di sisi lain, Senior Advisor Lobo Indonesia, Bari Arijono menjamin harga Lobo token lebih stabil dibanding token dari aset kripto lain. Sebab Lobo token ditopang aset bersifat fisik.
“Harga kami akan jaga baik dengan cara-cara staking. Proyek-proyek kami itu memang betul-betul proyek yang visibel, yang berjalan dan menghasilkan revenue,” tegasnya.






