JNE-IFS Bagikan Ribuan Paket Makanan di Tengah Pandemi

  • Whatsapp
PEDULI: Pembagian makanan di Cirebon kerja sama JNE dan IFS.

SUKABUMI – Gerakan Berbagi Pangan Dunia melalui program kerja Indonesia Food Share (IFS) berkolaborasi dengan JNE membagikan paket makanan ke sejumlah daerah di Indonesia. Dalam program ini setiap pekan, sebanyak 100 boks paket makanan akan dibagi-bagikan kepada mereka yang membutuhkan, terutama fakir miskin, manula dan anak-anak yatim piatu hingga mencapai lebih dari 1.000 paket makanan dari JNE-IFS.

Pembukaan kegiatan JNE-IFS berlangsung pada Rabu 30 Desember 2020 bersama Banser Kalimukti Pabedilan, Cirebon bertempat di Asrama Assirojul Hasan di bawah Pimpinan Ahmad Djaelani dan dikelola oleh Ustaz Imam Zarkasih dan istrinya Nihayah, serta mendapat dukungan partisipasi dari sahabat-sahabat Banser NU, CalonJenazah Motorcycle Club (CJMC), Biker Peduli Kemanusiaan (BPK) dan komunitas lainnya.

Bacaan Lainnya

Kemudian, paket makanan disalurkan ke-6 Desa Kalimukti, Kalibuntu, Dukuhwidara, Kalisari, Kalirahayu dan Ambulu, yang masuk dalam dua kecamatan, Kecamatan Losari dan Kecamatan Pabedilan, Cirebon, Jawa Barat (Jabar). Dari Cirebon, kegiatan JNE-IFS akan merambah daerah-daerah lainnya di Indonesia.

“Gerakan ini merupakan ajakan bagi kita semua untuk berbagi rezeki, peduli kepada sesama. Kita saling bantu saudara-saudara kita, teman-teman kita, tetangga kita dan lingkungan terdekat kita dari potensi bahaya yang mengancam di tengah pandemi dan resesi ini, yakni kelaparan,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Food Share (IFS) Nuruddin Siraj.

Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi menyampaikan pada acara silaturahmi pembahasan program bantuan pada waktu sebelumnya bahwa kemajuan korporasi bukan hanya diukur dari banyaknya keuntungan yang diperoleh perusahaan atau bonus-bonus yang diberikan kepada para karyawannya, namun juga banyaknya sedekah dan berbagi dalam kegiatan sosial.

“Memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat sudah menjadi tradisi perusahan, selain dari kerja keras para ksatria dan srikandi JNE, pencapaian saat ini juga berkat dari doa yang mengalir dari anak-anak yatim piatu dan terus berbagi dalam banyak kegiatan sosial,” kata pria yang akrab disapa Feri ini melalui keterangan resminya kepada Radar Sukabumi, Kamis (31/12).

JNE mengapresiasi adanya gerakan dan program IFS. “Kami turut mendukung IFS sesuai dengan kapabilitas JNE di bidang jasa pengiriman barang, serta dapat terus memberikan manfaat sebesar–besarnya sejalan dengan tagline JNE yaitu connecting happiness,” kata Feri.

Untuk diketahui bersama, Gerakan Berbagi Pangan Dunia dideklarasikan sejak 17 Agustus 2020 di tengah pandemi dengan spirit Merdeka dari Kelaparan, kini telah berbadan hukum yayasan dan semakin menajamkan karakter gerakannya dari food bank menjadi food share dalam program kerja IFS.

IFS terus bergerak melibatkan partisipasi publik, membangun ekosistem kepedulian sosial terutama untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional. IFS berbelanja makanan hasil donasi di UMKM, kemudian membagi-bagikan makanan kepada mereka yang kekurangan dan membutuhkan makanan. Di masa resesi dan pandemi seperti ini, bahaya yang paling rentan dialami warga miskin adalah kelaparan. (*/sri)

 

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *