“Hasil peninjauan banjir tersebut merusak tihan penyangga jembatan hingga terbawa arus sungai dan jembatan mengalami patah, “cetusnya.
Sementara untuk patahan jembatan sekitar 15 meter dan satu tiang penyangga terbawa arus sungai akibat pondasi tergerus air. Untuk memperbaikinya, diperlukan beronjong untuk menahan tebing sungai untuk penahanan penyangga jembatan.
“Untuk taksiran kerugian mencapat Rp100 Juta, dan sekitar 20 hektar sawah terancam gagal panen, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat setempat untuk penangan selanjutnya, “tegasnya. (hnd)






