Ini Tarif Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi

TOL BOCIMI

SUKABUMI – Menyambut arus mudik dan arus balik perdana tahun ini setelah Covid-19, berbagai langkah sudah dipersiapkan pemerintah. Salah satunya, kesiapan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dan KA Pangrango Sukabumi-Bogor dalam menyambut mudik perdana tahun ini.

Tak hanya untuk jalur mudik, Tol Bocimi seksi I diproyeksikan dapat berkoneksi dengan beberapa tempat pariwisata di wilayah Kabupaten Sukabumi. Seperti pantai Pelabuhanratu, Ujung Genteng, Geopark Ciletuh hingga sampai ke kaki Gunung Gede.

Bacaan Lainnya

“Intinya jalan tol itu, selain untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas, juga dapat menjadi daya tarik para investor dan menarik para wisatawan.

Tentunya ini kami yakini dapat meningkatkan perekonomian warga Sukabumi,” papar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Dedi Chardiman kepada Radar Sukabumi, kemarin (17/4).

Terkait perkembangan seksi II dari Cigombong-Cibadak sepanjang 11,9 kilometer, konstruksinya masih berjalan dan ditargetkan selesai Desember tahun ini.

Proyek yang masuk dalam rencana strategis nasional ini, proses pengerjaannya baru sampai di wilayah Kecamatan Parungkuda.

“Jika melihat fakta dilapangan, proyek pengerjaan Jalan Tol Bocimi di wilayah Kecamatan Parungkuda juga terlihat belum selesai proses pengerjaannya juga,” kata Dedi.

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Danang Parikesit menjelaskan, pihaknya membenarkan terkait proyek pembangunan jalan tol Bocimi seksi II ruas Cigombong-Cibadak itu ditargetkan rampung pada akhir 2022. “Jadi Desember 2022 itu, merupakan target konstruksi seksi II-nya,” jelas Danang.

Sedangkan untuk seksi II ini, progres konstruksinya pembangunannya baru mencapai 77,43 persen. “Secara total, tol Bocimi dibangun sepanjang 54 kilometer terdiri dari 4 seksi. Seksi 1 Ciawi-Cigombong sepanjang 15,35 kilometer,” paparnya.

Sementara pada seksi III ruas Cibadak-Sukabumi Barat sepanjang 13,70 kilometer. Sedangkan untuk seksi IV ruas Sukabumi Barat-Sukabumi Timur sepanjang 13,05 kilometer.

“Kehadiran tol Bocimi ini, diyakini dapat memangkas waktu tempuh perjalanan menuju wilayah Sukabumi, salah satunya akses menuju ke Pelabuhanratu.

Dimana, nantinya dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih satu jam. Jika dari wilayah Jakarta ke Pelabuhanratu dapat ditempuh hanya waktu 2,5 jam,” aku Danang.

Bukan hanya itu, waktu tempuh perjalanan dari Sukabumi baik kabupaten maupun kota yang mengarah ke Ciawi, juga dapat menghemat waktu 1 sampai 2 jam lamanya.

Untuk itu, kehadiran jalan tol Bocimi juga nantinya akan semakin memberikan dampak positif terhadap perekonomian.

“Selain itu, juga untuk peningkatan usaha di wilayah Jawa Barat, khususnya Bogor, maupun Sukabumi,” pungkasnya. (den/t)

Tol Bocimi
Kondisi bangunan proyek Tol Bocimi yang baru selesai sampai wilayah Parungkuda.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.