BERITA UTAMAKOTA SUKABUMI

Ibu Korban Kekerasan Anak di Sukabumi Ngadu ke P2TP2A

×

Ibu Korban Kekerasan Anak di Sukabumi Ngadu ke P2TP2A

Sebarkan artikel ini
korban kekerasan anak
SI (26) orang tua korban kekerasan anak saat diwawancara sejumlah media di Halaman Kantor P2TP2A Kota Sukabumi, Kamis (30/9).

SUKABUMI – SI (26) orang tua korban penganiayaan anak di bawah umur menyambangi Kantor Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Sukabumi, (30/9).

Kedatangan orang tua korban ini, untuk mengadukan kasus penganiayaan terhadap anak yang diduga dilakukan selingkuhannya.

Bank bjb Tandamata

“Tadi sudah sampaikan kronologis yang terjadi ke P2TP2A, dan langsung akan ditindaklanjuti. Termasuk kepolisian yang hari ini sedang menindaklanjuti,” ungkap orang tua korban, SI kepada wartawan, Kamis (30/9).

Lanjut SI, kondisi anaknya saat ini mengalami perubahan psikologis setelah kejadian penganiayaan tersebut anak menjadi agresif atau tempramen.

“Jadi psikisnya ada perubahan, jadi agak galak, kalau ngambek biasanya bisa bujuk, ini sekarang tidak malah berani melawan,” ujarnya.

SI awalnya tidak pernah menyangka, anaknya akan menjadi korban penganiayaan dan akan berdampak terhadap psikologis anaknya.

“Awalnya sih tidak menyangka, karena anak saya merasa nyaman bisa saja saat maen bersama dia (RS terduga pelaku).

Setelah pada saat ia diajak sama RS ternyata mengalami luka memar dibeberapa bagian tubuhnya,” tuturnya.

SI berharap, agar kasus ini segera tuntas dan terduga pelaku segera ditangkap dan diadili sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Saya berharap psikologis anak saya bisa kembali seperti dulu yang ramah dan nurut sama orang tua dan juga pelaku segera ditangkap,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris P2TP2A, Sri Lena mengaku, laporan mengenai kasus penganiayaan tersebut sudah diterimanya.

“Hasil assesment dan proses hukum terhadap kasus ini sudah masuk dan sudah dan kita tunggu proses hukum terhadap pelaku penganiayaan. Dan untuk korban kita assesment lebih lanjut menganai traumanya,” singkatnya. (bam/t)