Hergun Dukung Rupiah Digital karena Tiga Faktor, Salah Satunya Uang Kripto

Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan

“Dengan pertimbangan di atas, saya kira Indonesia sudah siap menyambut kehadiran CBDC atau Rupiah Digital. Namun, Bank Indonesia sebagai regulator dan sekaligus penyelenggara perlu memperkuat sisi legalitas dan keamanannya. Hal tersebut untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kebocoran data,” kata Hergun.

Selain itu, lanjut Hergun, peran Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI) juga perlu diperkuat. Pasalnya, sistem CBCD akan memungkinkan Bank Indonesia mengetahui secara riil time lalu lintas uang masyarakat. Hal tersebut jangan sampai disalahgunakan secara tidak bertanggung jawab. Maka, peran pengawasan oleh BSBI menjadi sangat penting untuk mendukung operasional CBCD atau Rupiah Digital.

Bacaan Lainnya

“Sinergi antara Bank Indonesia sebagai regulator dan penyelenggara serta BSBI sebagai fungsi pengawasan, akan menjadikan CBCD atau Rupiah Digital akan memiliki jaminan legalitas dan keamanan. Masyarakat bisa menggunakannya baik untuk bertransaksi maupun berinvestasi secara aman dan nyaman. Terpenting, keberadaan CBCD atau Rupiah Digital mampu mendorong pertumbuhan perekonomian nasional,” pungkas Hergun.

Perlu diketahui, CBDC adalah uang digital yang diterbitkan dan peredarannya dikontrol oleh bank sentral, dan digunakan sebagai alat pembayaran yang sah untuk ‘menggantikan’ uang kartal. (izo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan