“Khusus hari ini seluruh karyawan menggunakan batik untuk laki-laki dan kebaya untuk perempuan. Yang tidak menggunakan hanya OB saja,” imbuhnya.
Sementara itu, seorang karyawan perempuan yang berpakaian kebaya mengaku walau belum terbiasa memakai kebaya namun ia senang melayani karena banyak pelanggan yang bertanya dan tersenyum.
“Memang sedikit ribet karena tidak terbiasa memakai kebaya, tapi seneng lihat pelanggan ramah dan bertanya mengenai tema kami hari ini,” cetus Risma di sela-sela kegiatannya saat melayani pelanggan.
Di lokasi yang sama, seorang pelanggan yang melihat pemandangan berbeda itu terlihat kagum dan antusias melihat karyawan SPBU mengenakan kebaya dan batik.
“Berbeda dengan hari biasanya, kali ini saya sebagai pelanggan dan mereka sendiri sebagai karyawan tampil dengan semangat dan terharu karena dengan ini kita ingat bahwa Kartini adalah pahlawan yang membela hak kaum perempuan, ” pungkas Rini. (cr5/t)






