Hari Ini Tol Bocimi Seksi 2 Mulai Beroperasi, Hati-hati Rawan Kecelakaan

TOL Bocimi Sesi II
Tol Bogor - Ciawi - Sukabumi (Bocimi) Seksi 2

SUKABUMI – Jalur Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi II ruas Cigombong-Cibadak mulai bisa digunakan hari ini. Namun, pembukaan jalur sepanjang 11,9 kilometer ini bukan tanpa ancaman.

Ruas tol yang masih belum 100 persen ini, harus dilalui dengan hati-hati karena rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Sesuai rencana, hanya kendaraan kategori I saja yang bisa melintas.

Bacaan Lainnya

“Itu pun hanya siang hari,” beber Kapolres Sukabumi, AKBP Dedy Darmawansyah saat meninjau langsung ke lapangan, kemarin (22/12).

Kapolres bersama pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan PT Waskita mengecek lokasi Tol Bocimi Seksi demi memastikan kondisinya sudah bisa dilalui. Nanti, sekitar pukul 13.00 WIB tol tersebut mulai dibuka untuk mendukung kelancaran akses lalu lintas bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan pada liburan panjang Nataru.

“Rencananya sekira pukul 07.00 WIB, kami akan lakukan lagi pengecekan akhir untuk pembersihan jalan sekaligus menampatkan pos gatur di titik lokasi rawan kecelakaan. Pos gatur yang ada di jalur tol ini, ada sembian pos,” lanjutnya.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang hendak melintasi jalur tol ini, khususnya kepada pengguna lalu lintas agar kecepatannya tidak lebih dari 60 kilometer.

Karena, kondisi jalannya masih berpasir dan sebagaian badan jalannya belum teraspal. “Apabila melambung atau mendahului kendaraan, agar memperhatikan keadaan sekitarnya,” pesan Dedy.

Jalan Tol Bocimi pada Seksi 2 yang akan digunakan secara fungsional pada Nataru ini, hanya berlaku pada kendaraan kecil saja. Untuk itu, pada pintu tol gate akan diberlakukan gerbang khusus kendaraan kecil.

“Kami rencanakan besok (hari ini. red) akan dibuka mulai pukul 13.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB. Karena, kalau malam tidak menyarankan. Ini hasil rapat kami dengan PUPR dan PT Waskita. Belum ada penerangan dan dikhawatirkan rawan kecelakaan,” bebernya.

Sementara, untuk 24-31 Desember 2022, akan diberlakukan dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB. Sementara untuk arus baliknya, dari 1-2 Januari 2023.

“Jadi selama jalur fungsional ini, tidak berlaku selama 24 jam dan hanya pagi saja. Untuk 3 Januari 2023, direncakan akan ditutup dikarenakan pembangunan akan dilanjutkan,” paparnya.

Sementara itu, Pimpinan Bagian Proyek PT Trans Jabar Tol, Edly menjelaskan, jalan tol tersebut memiliki panjang sekitar 12 kilometer dan menurutnya, terdapat beberapa lokasi yang diwaspadai mengenai titik-titik yang perlu perhatian. Karena, kondisi jalan belum diaspal seluruhnya.

“Untuk itu, kami imbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan dimohon kerjasamanya agar tidak berhenti di badan jalan. Agar arus lalu lintas yang melintasi jalan tol ini, dapat berjalan dengan lancar,” pintanya.

Pihaknya menambahkan, setelah Tahun Baru 2023, pengerjaan jalan tol tersebut akan kembali dikerjakan untuk merapikan dan mengaspal serta melanjutkan pekerjaan-pekerjaan lainnya.

“Saat ini, baru kurang lebih 90 persen dari total keseluruhan pembangunan kontruksinya. Insya Allah sekitar Januari sampai Maret 2023, bisa terselesaikan semua. Mohon doanya semuanya,” pungkasnya. (den)

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah
Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah bersama PUPR dan PT Waskita, saat pengecekan ke lokasi jalan Tol Bogor – Ciawi – Sukabumi (Bocimi) Seksi 2 pada Kamis (12/12).

Pos terkait