SUKABUMI – Kawanan geng motor kembali berulah di Sukabumi. Kali ini, segerombolan berandalan bermotor melakukan penyerangan rumah penduduk di Kampung Gedung Bengkok, RT 01/02, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi saat malam pergantian tahun baru, Jumat (31/12/2021) malam.
Indro (35) yang merupakan korban pemilik rumah yang diserang geng motor tersebut mengatakan, kaca jendela rumahnya pecah akibat dilembar batu yang diduga dilakukan oleh kawanan geng motor. “Sebanyak tiga kali lemparan dengan menggunakan batu menghancurkan jendela rumah saya,” kata Indro kepada wartawan.
Sewaktu kejadian, lanjut Indro, dirinya mengaku sedang berada di dalam rumah bersama keluarganya. Namun, tiba-tiba ada beberapa motor yang melintas ke atas rumahnya. Setelah itu, orangtuanya langsung menutup pintu rumahnya.
“Mungkin dikira sekelompok geng motor itu ada yang masuk ke rumah saya, tidak tahu masalahnya tiba-tiba rumah kami dilempar batu,” paparnya.
Indro juga menjelaskan, setelah melakukan pelemparan batu, warga yang merupakan tetangga langsung berhamburan ke luar rumah. Akibatnya sekelompok geng motor tersebut langsung melarikan diri.
“Jadi semalam tidak hanya warga, ada anggota polisi dan Babinsa yang juga datang kesini dan meninjau ke rumah saya ini,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, akibat insident ini warga sekitar, khususnya warga yang tinggal di Gedung Bengkok, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, merasa resah.
“Kami khawatir ada lagi kejadian semalam, sampai ada yang bawa celurit segala yang di acung-acungkan untuk ngajak berantem kepada warga disini,” tandasnya.
Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, akhirnya warga setempat melaporkan penyerangan kawanan geng motor tersebut kepada Polsek Nagrak. Hal ini dilakukan agar kawanan geng motor yang membuat resah terseburt dapat segera ditangkap.
“Iya, harus ditangkap. Kasian warga merasa cemas kalau keluar malam hari. Saya berharap Pak Polisi dapat segera menangkap geng motor yang membuat resas penduduk sini,” timpalnya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Nagrak, AKP Deden Sulaeman mengatakan, bahwa kejadian tersebut sudah dilaporkan warga kepada pihak kepolisian.
“Orangnya lagi di BAP sama anggota Unit Reskrim Polsek Nagrak. Sementara, yang melakukan penyerangan terhadap rumah penduduk itu, adalah geng motor atau bukan, masih kita dalami perkaranya. Makanya, sekarang kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk memburu pelakunya,” pungkasnya. (Den/t)






