Setelah kejadian tersebut, korban sempat dibaaa ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Pusksemas) Jampangtengah untuk mendapat pertolongan medis dan untuk mendapatkan visum.
“Nah, saat ini korban di bawa ke Rumah Sakit Secapa untuk dilakukan pemeriksaan yang lebih intensif,” bebernya.
Pihaknya menambahkan, pada saat kejadian kasus tindak pidana penganiayaan, guru kelas sedang tidak ada di ruangan dan berada di ruang guru untuk meminum obat dikarenakan sedang sakit.
“Dengan adanya kejadian ini, dikhawatirkan akan terjadi bentrokan antar orang tua wali murid. Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan dan penyidikan guna penanganan kasus tindak pidana penganiayaan siswi tersebut,” pungkasnya. (den/d)






