Gangguan akibat tidur yang berlebihan disebut hypersomnia, yang dapat terdiri atas sleep apnea, narkolepsi, nocturnal myoclonus, obstructive sleep apnea (OSA), dan sebagainya.
Berdasarkan kondisi mudah tertidur, kemungkinan gangguan tidur yang dapat Anda alami adalah narkolepsi, namun tentu saja masih dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter untuk melakukan diagnosis.
Tips mendapatkan tidur yang berkualitas
Berbagai gangguan tidur di atas dapat berdampak pada mudahnya Anda tertidur. Sesegera mungkin, perbaiki hal tersebut dengan berkonsultasi ke dokter, lalu lakukan cara berikut:
1.Perubahan perilaku (behavior therapy)
Behavior therapy merupakan terapi lini pertama untuk mengatasi insomnia. Terapi ini bisa dilakukan dengan membangun kebiasaan tidur yang baik, misalnya dengan membuat jadwal tidur yang teratur, menghindari aktivitas yang dapat membuat Anda tetap terbangun, dan membuat lingkungan yang nyaman untuk tidur.
2.Cognitive behavioral therapy
Terapi ini membantu Anda mengontrol atau mengurangi pikiran negatif dan rasa cemas yang membuat Anda tetap terjaga.
3.Stimulus control therapy





