Berdasarkan data BMKG, wilayah Cisarua mengalami curah hujan selama empat hari berturut-turut dengan intensitas rata-rata 68 milimeter per hari. Meski menjadi pemicu, angka tersebut tidak tergolong ekstrem dibandingkan wilayah lain. Hal ini mengindikasikan adanya kerapuhan pada struktur tutupan lahan di Bandung Barat.
“Curah hujan ini memang menjadi pemicu, namun dengan intensitas sekitar 68 milimeter per hari, sebenarnya tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan beberapa kejadian bencana di wilayah lain. Ini menunjukkan bahwa ada faktor lain yang perlu kita evaluasi secara mendalam,” tegas Hanif.(**)




