Emud Menghembuskan Nafas Terakhir Saat Antre Pilkades

  • Whatsapp

PALABUHANRATU – Penyelenggaraan Pilkades serentak di 71 desa di Kabupaten Sukabumi yang berlangsung hari ini, Minggu (22/10), diwarnai  musibah meninggalnya seorang warga yang tengah mengantri untuk menyalurkan hak suaranya.

Peristiwa menghebohkan ini terjadi di Desa Citarik, Kecamatan Pelabuhanratu. Dari informasi yang dihimpun radarsukabumi.com, korban diketahui bernama Emud (66) warga asal Kampung Ciawun Lebak, RT 5/7.

Bacaan Lainnya

Sekitar pukul 08.10 WIB, korban Emud mendatangi tempat pemungutan suara. Saat itu, situasi antrean tidak terlampau padat. Emud yang berada di antara warga lainnya yang hendak memilih calon kepala desa, tiba-tiba saja jatuh pingsan.

Kejadian ini kontan langsung membuat geger warga maupun panitia pemungutan suara. Oleh petugas penjaga, Emud langsung dievakuasi ke puskesmas terdekat. Namun sayang, ditengah perjalanan Emud menghembuskan nafas terakhirnya.

Kapolres Sukabumi AKBP Syahduddi mengatakan diduga korban meninggal dunia akibat kecapean  karena memiliki riwayat penyakit jantung. “Dari catatan riwayat kesehatannya, korban menderita sakit jantung. Diduga hal inilah yang membuat korban sempat jatuh pingsan hingga akhirnya meninggal dunia,” tutur Syahduddi kepada radarsukabumi.com.

Sementara itu Plt Kepala Desa Citarik Dedi menerangkan pada saat korban Emud hendak menggunakan hak pilihnya, situasi antrian di sekitar tempat pemungutan suara tidak dalam kondisi dipadati warga.

“Walaupun mengantri, tapi tidak terjadi desak-desakan. Informasinya yang korban sering sakit-sakitan karena punya penyakit jantung,” tutur Dedi. Saat ini jenazah Emud sudah dikebumikan di tempat pemakaman umum setempat. (Ryl)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *