Namun karena bangunan rumahnya terbuat dari material yang mudah terbakar, sehingga dalam hitungan menit, api cepat menjalar dan menghanguskan rumah Pak Jaja hingga nyaris rata dengan tanah,” jelas Norbertus kepada Radar Sukabumi melalui telepon selulernya, Senin (7/10).
Saat kejadian, Muspika Kecamatan Surade telah berupaya maksimal memadamkan api dengan peratalan seadanya. Namun karena angin tengah kencang, sehingga tiga rumah warga hangus terbakar dan rata dengan tanah.
“Sementara satu rumah warga milik Pak Asep hanya terbakar bagian atapnya saja,” imbuhnya.
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengatakan, api berhasil dipadamkan sekira pukul 11.00 WIB, setelah dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Damkar Surade dan Pos Damkar Jampangkulon diterjunkan ke lokasi kejadian.
“Kami terjunkan sekitar 12 personel untuk memadamkan api. Saat petugas tiba di lokasi, kondisi api sudah membesar dan membakar empat rumah warga,” katanya.
Saat ini, seluruh keluarga korban kebakaran ini sudah dievakuasi ke rumah saudara terdekatnya. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya saja kerugian materil ditaksir sebesar Rp200 juta,” pungkasnya. (Den/d)





