BERITA UTAMAKOTA SUKABUMI

Efek PSBB Sukabumi, Jalan Ahmad Yani jadi Lapangan Futsal

×

Efek PSBB Sukabumi, Jalan Ahmad Yani jadi Lapangan Futsal

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Efek diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi ternyata dimanfaatkan ragam aktivitas oleh warga. Yang terbaru adalah dijadikan lapangan futsal.

Ini berdasarkan rekaman video berdurasi 26 detik yang diperoleh Radarsukabumi.com dari media sosial. Pada video tersebut, tampak sejumlah anak-anak asyik bermain sepak bola seolah berada di lapangan futsal.

Bank bjb Tandamata

“PSBB bukannya di rumah malah main bola di jalan (Ahmad Yani). Corona kayak gak ada harga dirinya di Sukabumi,” kata Lutfi, salah seorang warga yang melihat video tersebut, Senin (11/5/2020).

Kendati ironis, tampak bocah-bocah yang tak lupa memakai masker itu asyik kegirangan menikmati ‘new normal’ saat ini. Warga pun demikian, tampak enjoy berjalan kaki dengan macam-macam tujuan, belanja atau sekadar menikmati suasana.

“Saya sih jalan-jalan aja, pengin lihat PSBB tuh gimana. Ternyata begini. Mirip car free day,” ujar Deni, warga Lembursitu sembari tertawa kecil.

Ya, dengan diterapkannya PSBB, Pemerintah Kota Sukabumi melakukan sejumlah upaya salah satunya menutup arus lalu lntas di Jalan Ahmad Yani. Sehingga jalan pusat perekonomian itu tidak boleh dilalui oleh kendaraan bermotor.

Selain itu, kendaraan juga dilarang parkir di seputaran kawasan tersebut. Namun sebelum kebijakan ini dilakukan, pemerintah sempat memberlakukan sistem satu arah.

“Kami terus melakukan evaluasi harian. Memang pada kawasan pembelanjaan ini, masih cukup padat walaupun berbagai strategi sudah dilakukan. Bisa saja kedepan jika memang terus seperti itu, ditutup secara keseluruhan dengan pertokoannya,” tegas Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi kepada Radar Sukabumi, Minggu (10/5).

Selain itu, penyekatan di berbagai titik, terutama akes menuju kawasan pembelanjaan pun dilakukan. Hanya saja, masih terdapat jalan-jalan ‘tikus’ sehingga masyarakat tetap lolos.

“Tentunya, penyekatan di pospam dan cek point terus digencarkan. Tapi memang, warga mengunakan jalan-jalan kecil sehingga tidak terfilter,” tutupnya. (izo/rs)